SERTIFIKAT RISKI MEDIANTORO” DIPERTAHANKAN , INTEGRITAS DIRUT PDAM DIRAGUKAN”
Media Jabar. Net. Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung, dalam hal ini Perusahaan daerah air minum PDAM Tirtawening, kota Bandung, sedang berjalan proses open bibding seleksi Dirut yang baru. Dalam hal ini nampak ada kejanggalan, yang harus diselesaikan secara transparan dan akuntabel.
Reasoning yang bisa digunakan:
. Luka pada integritas:
Jika Riski Mediantoro terbukti menggunakan sertifikat palsu, maka integritas sebagai calon Dirut PDAM dapat dipertanyakan.
. Kerugian bagi PDAM :
Jika Riski Mediantoro terpilih Sebagai Dirut PDAM, makan PDAM dapat mengalami kerugian karena kurangnya pengalaman dan kemampuan Riski Mediantoro.
.Kerusakan kepercayaan publik :
Jika proses seleksi tidak transparan dan tidak adil , maka kepercayaan publik terhadap PDAM dapat rusak.
. Sertifikat yang dipertanyakan : Sertifikat manajemen air minum tingkat madya yang dimiliki Riski Mediantoro dipertanyakan keasliannya.
. Pengalaman kerja:
Riski Mediantoro tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup di bidang manajemen air minum, padahal sertifikat tersebut mensyaratkan pengalaman kerja minimal 6 tahun .
. Proses seleksi yang tidak transparan : Proses Seleksi Dirut PDAM yang tidak transparan dan tidak adil dapat menjadi argumentasi bahwa Riski Mediantoro mendapatkan perlakuan khusus”.
. Kedekatan dengan Wali Kota :
Kedekatan Riski Mediantoro dengan Wali Kota Bandung dapat menjadi argumentasi bahwa ada intervensi dalam proses seleksi.
Kasus dugaan sertifikat palsu Riski Mediantoro, calon Dirut PDAM,memang cukup serius.” Jika terbukti bersalah,bisa berdampak pada krebilitas dan integritas sebagai calon pemimpin PDAM.
Tentunya untuk lolos dari masalah ini, beberapa hal yang bisa dilakukan adalah :
. Klarifikasi:
Riski Mediantoro harus memberikan klarifikasi yang jelas dan transparan tentang asal- usul sertifikat.
. Bukti:
Jika ada bukti yang mendukung keaslian” sertifikat,maka harus disajikan ” untuk membuktikan kebenarannya.
. Proses hukum:
Jika terbukti ada kesalahan,maka harus siap menghadapi proses hukum yang berlaku.
Namun, perlu diingat bahwa integritas dan kredibilitas adalah hal yang sangat penting bagi seorang pemimpin, terutama di posisi Dirut PDAM.Jika tidak bisa membuktikan keaslian sertifikat,maka mungkin perlu dipertimbangkan kembali kelayakannya untuk memimpin PDAM.
Jika Riski Mediantoro memiliki kedekatan dengan Farhan, Wali Kota Bandung, maka tidak mustahil jika ada pengaruh atau bahkan cipta kondisi ” yang dibuat untuk membantunya.
Dalam kasus seperti ini , perlu diwaspadai kemungkinan adanya Konflik kepentingan atau penyalahgunaan kekuasaan. Jika terbukti ada intervensi atau pengaturan,maka itu bisa menjadi masalah besarbagi semua pihak yang terlibat.
Penting bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk memantau situasi ini dengan seksama dan memastikan bahwa proses seleksi Dirut PDAM berjalan transparan dan adil.
Diperlukan adanya solusi melihat situasional ini, diantaranya:
. Transparansi:
Proses Dirut PDAM harus transparan dan terbuka untuk masyarakat.
. Investigasi:
Pihak berwenang harus melakukan investigasi menyeluruh tentang dugaan sertifikat palsu Riski Mediantoro.
. Penilaian obyektif:
Panitia seleksi harus melakukan penilaian obyektif dan tidak dipengaruhi oleh faktor – faktor lain.
. Pengawasan masyarakat :
Masyarakat harus aktif memantau proses seleksi dan melaporkan jika ada kecurangan.
Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa proses seleksi Dirut PDAM berjalan adil dan kredibel.
Pihak APH ( Aspirasi Penegak Hukum) seperti KPK, Polri,atau Kejaksaan harus dilibatkan untuk mengawasi proses seleksi Dirut PDAM,terutama jika ada dugaan kecurangan atau penyalahgunaan kekuasaan.
Dengan melibatkan APH, kita dapat memastikan bahwa proses seleksi berjalan transparan,adil, dan tidak ada penyalahgunaan kekuasaan.APH dapat membantu menginvestigasi dugaan kecurangan dan mengambil tindakan jika ada pelanggaran hukum.
Berdasarkan hasil pencarian, Riski Mediantoro adalah seorang pengusaha di bidang perhotelan dan olahraga .Ia juga merupakan mantan pengurus partai Nasdem dan memiliki kedekatan dengan Wali Kota Bandung Farhan.
Catatan penting!
Saya berharap apa yang terjadi pada open bibding PDAM Tirtanadi Kota Bandung, dijadikan pelajaran mahal, untuk di koreksi lebih serius,oleh Panpel open bibding PDAM.
Jika Ketua Pansel, mampuh menyelesaikan masalah ini dan sukses dalam mediasi masalah dugaan sertifikat palsu milik Riski Mediantoro, tentunya apresiasi ” setinggi tingginya serta prestasi untuk ketua Pansel tersebut.
Selamat bekerja”
Sesuai harapan masyarakat Kota Bandung.
PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK DAN POLITIK.
R. WEMPY SYAMKARYA.S.H.M.H.
