Jawa BaratKota Bandung

Bapak Bandung H. Dada Rosada Tetap Semangat, Dukung RPABI

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Bandung – Suasana penuh kehangatan dan makna mewarnai silaturahmi Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI) bersama mantan Wali Kota Bandung, Bapak Dr. Dada Rosada. Pertemuan yang berlangsung santai namun sarat inspirasi ini menjadi momentum penting bagi RPABI dalam memperkuat langkah menuju arah kebaikan di dunia pendidikan.Jumat (14/11/).

Dalam dialog yang akrab, Dr. Dada Rosada menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap gagasan besar Rumah Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI). Menurut beliau, rumah relawan ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi simbol semangat gotong royong dan pengabdian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Beliau juga menyambut positif rencana RPABI menggelar diskusi publik sebagai ruang terbuka untuk menyuarakan ide-ide segar dan solusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.

Momen paling berkesan terjadi saat sesi foto bersama. Dengan senyum khasnya, Dr. Dada Rosada mengangkat telapak tangan ke atas dan berkata, β€œIni kode menuju arah kebaikan.” Gerakan sederhana itu menjadi simbol ajakan untuk terus menebar manfaat, menjaga keikhlasan, dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Keharuan pun tak terbendung. Ibu Haina Otaya, mantan guru SMPN 5 Bandung, menitikkan air mata bahagia saat mengenang masa-masa pengabdian di dunia pendidikan. Sementara itu, Dra. Hj. Hayati Setia Kartadinata, juga mantan guru Bahasa Inggris di sekolah yang sama, menyampaikan keprihatinannya terhadap sistem pendidikan saat ini yang dinilai perlu lebih berpihak pada karakter dan nilai kemanusiaan.

Empat sosok yang hadir β€” Rahmien Liomintono, Dedeh Rohaeti, Hayati Setia Kartadinata, dan Haina Otaya β€” sepakat bahwa pertemuan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan penyemangat baru untuk terus bergerak. Dukungan moral dari Bapak Dr. Dada Rosada menjadi bahan bakar spiritual bagi RPABI untuk melangkah lebih jauh: memperkuat literasi, memberdayakan relawan, dan membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh anak bangsa.

Pertemuan ini menegaskan satu hal: kebaikan akan selalu menemukan jalannya, terutama ketika dilakukan dengan hati yang tulus dan niat untuk mencerdaskan negeri.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *