Sektor 9 Sosialisasi Berkelanjutan Kepada Petani KJA di Wilayah Desa Tanjungjaya Cihampelas

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Bandung Barat –
Kegiatan sosialisasi berkelanjutan kepada petani Keramba Jaring Apung (KJA) terus diupayakan oleh satuan tugas sektor 9 Citarum Harum. Setelah sebelumnya di Desa Bongas Kec Cililin, Kali ini dilaksanakan di Desa Tanjungjaya, Kec Cihampelas. Selasa (18/7/2023).

Hadir sebagai pemateri yakni dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat, PT Indonesia Power Saguling, serta satgas Citarum Harum sektor 9.

Bpk Toto Dwiyanto selaku perwakilan dari Dinas Sumber Daya Air Prov Jabar menyampaikan bahwa penertiban KJA tidaklah untuk mengurangi mata pencaharian petani KJA.

“Pada prinsipnya, di sini kami tidak ingin mengurangi atau menghilangkan mata pencaharian bapak dan ibu. Akan ada kebijakan penertiban, nanti akan ada penelitian KJA yang ramah lingkungan (KJA Smart) yang bisa mengurangi pencemaran dari pakan ikan,” tuturnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa pemilihan jenis ikan yang dibudidayakan harus benih ikan yang memenuhi standar Indonesia (SNI).

“Idealnya bersertifikat sistem mutu atau benih berasal dari UPR, BBI bersertifikat dan dibuktikan dengan SKA, jenis ikan berupa ikan mas, nila, patin, tawes, bandeng, dan gurame. Tidak menggunakan jenis ikan asing yang berdampak negatif terhadap kelestarian populasi ikan asli, ” paparnya.

Di tempat yang sama, perwakilan dari PT Indonesia Power Saguling menuturkan bahwa tindak lanjut rencana penataan KJA di waduk Saguling tahun 2023 mengacu kepada poin sosialisasi awal, pembentukan tim, sosialisasi ke petani dan seksus aktual, validasi data dan penentuan target penataan KJA, penataan tahap 1 tahun 2023.

Mewakili Dansektor 9, Passi Ops Lettu Inf Suryana menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk mencari solusi.

“Nanti ada validasi data, pada tahap ini saya mohon kepada bapak-bapak agar yang diutamakan ditertibkan berupa KJA yang tidak terurus dan yang mangkrak serta berjumlah lebih dari 10 petak. Jadi tolong kita selesaikan sama-sama dan dimohon untuk kerjasamanya agar mendapatkan hasil yang sesuai target,” tandasnya.

(Intan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *