Media Jabar.Net.Bandung – Sungai merupakan sumber kebutuhan bagi kehidupan manusia, selain pertanian , perikanan juga untuk kebutuhan sehari – hari Mandi Minum Dll. Sungai juga merupakan ciri peadaban manusia di sekitar nya. Sehingga bisa di lihat sekarang ini bagai mana kerusakan ekosistem sungai sekarang ini , kurang sadar nya masarakat dalam menjaga lungkungan.

Program citarum salah satu jawabannya. Untuk menghadapi tantangan ini , leubel sungai terkotor sudah kadung di sandang nya., Salah satu usaha yang di lakukan Sektor 22 untuk menjaga ekosistem sungai dengan melaksanakan penebaran BIOS – 44 di wilayah Sungai Cikapundung. Penebaran BIOS – 44 sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat sekaligus membantu warga dalam meningkatkan hasil pertanian dan perikanan. Mengapa demikian, karena air sungai tentunya dibutuhkan untuk pertanian dan perikanan sehingga apabila air sungai netral pertanian dan perikanannya pun akan berkembang dengan baik Rabu ( 12/5/2021)..

Bios 44 Hasil inovasi dari Kodam III/Slw ini tentunya dapat membantu tugas pemerintah pusat maupun daerah dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AD dan sebagai implementasi dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara profesional yang selalu manunggal dengan rakyat.

Penebaran BIOS – 44 di sungai ini merupakan bagian dari pelestarian lingkungan, khususnya Sungai Cikapundung atau anak Sungai Citarum.
Alhamdullah perlahan lahan sungai mulai membaik dan terlihat jelas progressnya, pencemaran limbah limbah baik industri dan domestik sudah dapat diminimalisir dan sekarang waktunya untuk pemanfaatan Sungai yang salah satunya di bidang pertanian dan perikanan.(Asep/Jpch)

Check Also

Jajaran Pengurus serta Anggota DPD FPRN Provinsi Jabar Minta Aparat Keposisian Segera Tangkap dan Tindak Pelaku Penembakan Wartawan

Asep Mulyana Sekertaris FPRN Media Jabar.Net. BANDUNG – Pimred Media Online LasserNews, Ma…