Sektor 22 Sub 12 Bersihkan Sampah Sungai Cikapundung Meski Ga Pernah Habis

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Kota Bandung,- Persoalan sampah di sungai sepertinya tak pernah habis, meski ketap kali Satgas Citarum harum sektor 22 bersama gober kewilayahan sering melakukan pengangkutan tumpukan sampah di sejumlah sungai, tapi kerapkali muncul tak pernah habis.

Melihat hal tersebut, Sektor 22 Citarum harum Sub 12 dibawah Komando Peltu Ade Sukmana bersama gober kewilayahan melaksanakan pengangkutan sampah rutin setiap Jum’at di sungai cikapundung Kel. Braga Kec. Sumurbandung Kota Bandung.

Penanganan sampah harus dilakukan secara komperhensif dengan melibatkan semua pihak, warga maupun pemerintah.

“Bukan sekedar mengangkut sampahnya tapi kita hentikan di mana sumber sampah itu,”. kata Dansub 12 Peltu Ade Sukmana. Jum’at (15/1/2021).

Menurut Ade, penanganan sampah tidak bisa sekedar mengangkut lalu membuangnya di tempat pembuangan sampah akhir tapi juga harus menekan sampah dari sumbernya.

“Bukan cuman diangkut lalu dibuang, ini tidak akan menyelesaikan masalah. Tekan angka sampah dari sumbernya”. Tuturnya.

Ade menjelaskan, banyaknya sampah dapat diartikan bahwa kesadaran warga tentang lingkungan minim, sehingga mereka menganggap membuang sampah ke sungai itu dibolehkan.

“Apalagi saat ini mulai memasuki musim hujan, pembersihan lingkungan, saluran dan sungai dari sampah menjadi suatu hal yang penting. Maka hari ini kita lakukan pembersihan guna mengantisipasi banjir”. Kata Ade.

Selain itu, lanjut Ade, Satgas terus berupaya maksimal dalam melakukan normalisasi agar sungai dapat berfungsi dengan semestinya.

“Beberapa sungai kita lakukan pembersihan, itu upaya mencegah banjir. Termasuk di sungai cikapundung, setiap hari jum’at rutin dengan membersihkan tumpukan sampah”. Ungkapnya.

Ia berharap, membersihkan lingkungan tidak hanya dilakukan oleh satgas citarum harum dan petugas kebersihan, tetapi semua pihak termasuk masyarakat turut serta bahu membahu dalam menjaga lingkungan.

“Masyarakat harus bahu membahu dan saling bergotong royong secara rutin dalam melakukan pembersihan sungai. Kita jaga lingkungan maka lingkungan Jaga kita”. Pungkas Ade.

(Asep/Jpch).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *