Perbarindo Halal Bihalal Silaturahmi Berbagi Santunan Anak Yatim Di Tengah Persaingan Sangat Ketat Dorong Eksistensi BPR
Media Jabar. Net. Bandung, – Perbarindo Komisariat Bandung Raya kolaborasi dengan Perbarindo Jawa Barat giat Halal Bihalal silaturahmi dan berbagi usung tema ” Semangat Idul Fitri sebagai momentum perjuangan untuk mendorong eksistensi BPR dalam dinamika persaingan yang sangat ketat”, bertempat di Hotel Harris Jl. Peta No. 241 Bandung, kamis, 17 April 2025.
Hadir dalam giat Ketua Perbarindo DPK Bandung Raya Mochamad Yadi Mulyadi., beserta pengurus, Ketua Perbarindo DPD Jawa Barat Mahfud Fauzi, beserta pengurus, Pengurus dan anak Panti Asuhan Baitul Khadijah serta selaku pengisi tausiah oleh Ustadz Evie Effendi.
Dalam kesempatannya, Ketua Perbarindo DPK Bandung Raya Mochamad Yadi Mulyadi menghaturkan banyak terimakasih kepada Perbarindo DPD Jawa Barat yang terus mensupport serta kepada pengurus Perbarindo DPK, dan panitia yang sudah meluangkan waktu dan tenaga sehingga acara dapat terlaksana dengan baik dan tak lupa kepada anak panti asuhan Baitul Khadijah yang telah hadir.
“Apa pun yang kita hadapi di tengah kesulitan, berharap semua dapat dilewati dan berjalan dengan baik guna menuju kesuksesan,” ujar Mochamad Yadi.
Sementara Ketua DPD Jabar Mahfud Fauzi, dalam sambutannya menyebutkan, kenikmatan yang tak terkira adalah kenikmatan kesehatan, bersyukur hari ini kita semua dapat hadir dalam ruangan yang megah dan indah dalam ke adaan sehat walafiat.
“Kami ucapkan terimakasih dan rasa bangga, Komisariat Bandung Raya di bawah Pimpinan bapak Yadi yang kami banggakan, sehingga acara ini dapat terselenggara,” ucapnya.
Dilanjutkannya, dengan rasa bangga juga kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus BPR yang ada di Bandung Raya dimana meliputi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
“Kita harus kerja sama melakukan perubahan yang strategis, oleh karena itu harus melakukan penetrasi pasar, karena pasar sudah di dobrak, jadi harus lakukan perubahan, harus pro aktif dan kreatif menciptakan program yang berbasis digital,” jelasnya.
Menurutnya, Peran Perbarindo harus saling bantu, optimalkan peranan positif, dengan kekuatan silaturahim berharap Allah SWT, selalu membantu dan mempermudah kita semua.
Masih dilokasi yang sama dalam tausiahnya Ustadz Evie Effendi menyampaikan, tema hari ini adalah kopentensi di tengah transisi, yang dimana permasalahan selalu berkaitan dengan ekonomi.

Puasa tahun ini adalah “kerjamu ibadahmu rezeki mu jatahmu, karena rezeki sudah tertakar tidak akan tertukar”.
“Shalat berjemaah itu tetap mendapatkan 27 derajat dibandingkan shalat sendiri, ukuran ke imanan jika 1 + 1 bukan dua, melainkan 27 karena berjemaah”.
“Semoga Perbarindo berkembang baik bertumbuh, rumusnya ingin rezeki panjang umur perbanyak silaturahmi,”
Giat diakhiri dengan pembagian santunan kepada anak panti asuhan dan dilanjutkan dengan ramah tamah halal bihalal.
Ditengah gempuran persaingan yang semakin menjepit, regulasi yang semakin ketat ditambah bayang bayang trump effect yang kemungkinan akan menerjang ekonomi Indonesia tantangan perkembangan industri BPR akan semakin berat..
Untuk mengantisipasi itu semua, insan insan pejuang BPR sudah tidak bisa lagi duduk manis dikursi nyaman.
Alih alih mengejar pertumbuhan, bisa bisa akan sulit bertahan jika tidak gerak cepat melakukan perubahan strategis, apakah itu perubahan strategi penetrasi pasar, perubahan pelayanan yang menjadi customer needs orientation, inovasi produk berbasis technology digital, dll
Peran asosiasi perbarindo hendaknya dioptimalkan sebagai wadah silaturahmi positif untuk saling mendukung, saling berbagi informasi, saling tukar pikiran bahkan untuk berbagi bisnis misal melalui kredit sindikasi, tabungan hadiah bersama.
Jumlah anggota perbarindo yang aktif di jawa barat minus Bekasi, bogor dan depok 122 BPR, suatu jumlah yang cukup memadai untuk ikut berperan mengembangkan sektor UMKM di jawa barat
Terakhir dengan kekuatan silaturahmi semoga Alloh SWT Tuhan yang maha kuasa selalu membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang kita hadapi.
