Akibat kejadian tersebut, ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, lahan pertanian, fasilitas pendidikan, fasilitas pemerintahan, fasilitas umum, warung dan 20 hektar lahan pertanian mengalami kerusakan.

Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan menyampaikan, saat ini satgas citarum harum meninjau beberapa titik lokasi mulai dari posko, dapur lapangan dan rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Dari 215 rumah yang terdampak, warga ditampung di desa, di masjid dan ada yang bersama sanak keluarga”. Katanya.

“Dilokasi juga selain TNI – Polri dan aparat pemerintahan, terlihat juga Ormas dan relawan bersama sama pro aktif melakukan penanganan untuk membantu warga yang terdampak”. Tambahnya.

Dansektor 22 Kolonel.Inf.Eppy.Gustiawan

Eppy menegaskan, secara bertahap posko itu harus ada tindak lanjut sebuah pendataan baik secara fisik mulai dari bangunan, area perkebunan termasuk korban jiwa untuk dilaporkan kepada BPBD di Daerah.

“Perlu adanya pengamanan lokasi di daerah secara gabungan, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan secara materi”. Tegas Eppy.

Eppy berharap, perlu adanya kebersamaan secara gabungan sampai tahap akhir dengan secara fisik atau alat yang ada.

“Perlu adanya peran partipasi secara bersama – sama, serta peran pemerintah untuk mendorong secara pelaporan data sehingga warga yang terdampak bencana merasa terbantu dari alokasi anggaran bencan”. Pungkasnya.

Check Also

Khaidir Ketua MPAI Kalsel Sosialisasi Kebakaran Hutan Punya Nilai Manpaat Di Masyarakat

Media Jabar.Net.Kalsel – Rabu ( 23 /6/2021) Bertempat di Desa Pantai Linuh Kecamatan…