SEKDA KOTA BANDUNG BERHARAP DIBERIKAN OTONOMI YANG CUKUP DALAM MENJALANKAN PROGRAM KERJANYA
Media Jabar. Net. Bandung – Pemerintah Kota Bandung, dalam hal ini Sekda sebagai birokrat tertinggi di Bandung, sebaiknya diberikan trust ,yang cukup dalam menjalani tugas sehari hari.
Walikota Bandung, Muhammad Farhan, diharapkan memahaminya, agar tidak tumpang tindih dalam menjalankan roda pemerintahan, secara teknis Sekda dalam menjalankan tugasnya,fokus pada tata kelola sistem pemerintahan, baik dari tingkat terindah sampai jajaran dibawah kewenangan Sekda.Jika ini dapat dilakukan, Iskandar Julkarnaen”, dapat merasa lebih mandiri” dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
Tingkat kepercayaan yang penuh kepada Iskandar Julkarnaen ” sehingga dapat lebih nyaman dan fokus dalam bekerja. Termasuk hak otonomi yang cukup untuk membantunya mengambil keputusan dan menjalankan program- program nya, tanpa terlalu banyak campu tangan.Lebih mandiri” dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
Untuk mencapai kinerja Sekda apa saja , untuk meningkatkan kinerjanya yaitu :
. Dukungan Sumber Daya :
Memberikan dukungan sumber daya yang cukup, termasuk anggaran,personel, dan fasilitas, untuk membantunya menjalankan tugasnya.
. Kebebasan Bertindak :
Memberikan kebebasan bertindak yang cukup untuk membantunya mengambil keputusan dan menjalankan program – program nya .
. Bingbingan dan Pelatihan :
Memberikan bimbingan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk membantunya meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya .
. Umpan Balik : Memberikan umpan balik yang konstruktif dan obyektif untuk membantunya meningkatkan kinerjanya.
. Kesempatan untuk Berkembang :
Memberikan kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan karirnya , termasuk kesempatan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
Dengan memberikan harapan tersebut, berharap Iskandar Julkarnaen ” dapat meningkatkan kinerjanya dan mencapai tujuan – tujuan yang telah ditetapkan.
Sebagai Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain memiliki potensi untuk menduduki posisi yang lebih tinggi, seperti Walikota atau Wakil Walikota Bandung.Namun, itu tergantung pada beberapa faktor, yaitu :
. Kinerja: Sekda harus menunjukkan kinerja yang baik dan efektif dalam menjalankan tugasnya.
. Visi dan Misi : Sekda harus memiliki visi dan misi yang jelas dan relevan dengan kebutuhan Kota Bandung.
. Dukungan: Sekda harus memiliki dukungan dari masyarakat, Partai Politik, dan stakeholder lainnya.
Jika Sekda dapat memenuhi faktor – faktor tersebut, maka tidak menutup kemungkinan ia dapat menduduki posisi yang lebih tinggi di masa depan.
Iskandar Julkarnaen, masih ada PR yang belum diselesaikan, saat ini termasuk open bibding Perumda Tirtawening, untuk memilih Dirut pengganti sebelumnya. Jika ini dapat diselesaikan dengan transparan dan akuntabel, pada masyarakat, pegamatan dan analisis saya , Sekda selaku ketua Pansel , akan mendapatkan apresiasi ” yang tinggi dari masyarakat Kota Bandung. Perlu dipertahankan dan dipertaruhkan jabatan yang di embannya saat ini, moga saja Sekda mampuh melewati masa- masa- masa rawan saat ini.
Tentunya untuk pembekalan Sekda Kota Bandung, harus melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kualitas seleksi dan mendapatkan calon yang terbaik , yaitu:
. Transparansi: Sekda harus transparan dalam proses seleksi, termasuk kriteria seleksi, jadwal, dan hasil seleksi.
. Objektivitas : Sekda harus obyektif dalam menilai calon, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
. Partisipasi Masyarakat :
Sekda harus melibatkan masyarakat dalam proses seleksi, baik sebagai pengawas maupun sebagai peserta.
. Kriteria Seleksi:
Sekda harus menetapkan kriteria seleksi yang jelas dan relevan dengan jabatan yang akan diisi.
. Proses Seleksi : Sekda harus melakukan proses seleksi yang fair dan kompetitif, termasuk tes tertulis, wawancara,dan lain-lain .
Dengan melakukan hal- hal tersebut, Sekda dapat meningkatkan kualitas seleksi dan mendapatkan calon yang terbaik untuk jabatan yang akan diisi / Dirut.
Sebagai Sekda Kota Bandung, harus memiliki beberapa warna dan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membawa perubahan positif bagi Kota Bandung yaitu :
. Inovatif : Sekda harus memiliki ide- ide inovatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh Kota Bandung.
. Transparan : Sekda harus transparan dalam mengambil keputusan dan mengelola anggaran, sehingga masyarakat dapat memantau dan mengawasi kinerja pemerintahan.
. Aspiratif : Sekda harus mendengarkan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka dalam pengambilan keputusan.
. Efektif : Sekda harus efektif dalam mengelola sumber daya dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
. Kolaboratif : Sekda harus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, swasta,dan pemerintah pusat , untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan memiliki warna – warna tersebut, Sekda dapat membawa perubahan positif bagi Kota Bandung dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tingkat keberhasilan Iskandar Julkarnaen, sebagai Sekda Kota Bandung, masih dalam tahap awal, namun telah diamanahkan kepadanya, yaitu:
. Percepatan Rotasi ,Mutasi, dan Promosi ASN : Sekda harus mempercepat proses rotasi, mutasi, dan promosi ASN yang sempat tertunda selama 18 bulan terakhir.
. Pengelolaan Sampah : Sekda harus memastikan anggaran tersedia, program berjalan berkesinambungan,dan hasilnya berdampak nyata menekan jumlah sampah yang dikirim ke TPA.
.Menjaga Integritas Birokrasi : Sekda harus menjadi integritas birokrasi dengan mencegah praktik pungli di lingkungan birokrasi maupun sekolah.
Selama menjabat sebagai Sekda , beberapa keberhasilan yang pernah dicapai antara lain. :
. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan :
Sekda menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih , efektif,dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
. Tufoksi ( Tugas Pokok dan Fungsi) Sekda ( Sekretaris Daerah) adalah sebagai berikut :
. Membantu Wali Kota / Kepala Daerah : Sekda membantu Wali Kota / Kepala Daerah dalam melaksanakan tugas’- tugas pemerintahan dan pembangunan.
. Koordinator Aparatur :
Sekda sebagai koordinator aparatur pemerintah daerah, bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pemerintahan
. Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan : Sekda mengawasi pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Wali Kota / Kepala Daerah
. Penghubung dengan Instalasi Lain : Sekda sebagai penghubung antara pemerintah daerah dengan instansi lain, baik pemerintah pusat, Provinsi maupun swasta.
Fungsi Sekda adalah sebagai :
. Fungsi Manajerial : Sejda bertanggung jawab untuk mengelola dan mengkoordinasikan kegiatan pemerintahan .
. Fungsi Pengawasan :
Sekda mengawasi pelaksanaan kebijakan dan kegiatan pemerintahan .
.Fungsi Konsultatif :
Sekda memberikan saran dan rekomendasi kepada Walikota dalam pengambilan keputusan.
Dengan demikian,Sekda memiliki peran penting dalam membantu Wali Kota / Kepala Daerah menjalankan pemerintahan yang efektif dan efisien.
Semoga saja ini menjadi bahan catatan Penting, bagi unsur terkait lainya. Agar Kota Bandung, membawa perubahan secara signifikan ke depan.
Selamat bekerja saudaraku “
PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK DAN POLITIK.
R. WEMPY SYAMKARYA.S.H.M.H.
