PGSD IPI Garut Terakreditasi A (Unggul), Rektor IPI Garut : Raihan Akreditasi Ini Diharapkan Dapat Memberikan Kebaikan Untuk Masyarakat

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Garut.- Berdasarkan SK LAMDIK nomor 444/SK/LAMDIK/Ak/S/IV/2023, tertanggal 18 April 2023, Pada tanggal 18 April 2023, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut akhirnya meraih Akreditasi A (Unggul).

Sebelumnya, prodi PGSD IPI Garut telah melaksanakan asesmen lapangan pada tanggal 16 – 19 Maret 2023.

Adapun asesor yang ditugaskan ialah Dr. Riyadi, S.Pd., M.Si., dan Dr. Rasiman, M.Pd. Keduanya mempunyai latar belakang akademis bidang pendidikan, yaitu Dr. Riyadi yang berasal dari Universitas Negeri Semarang (UNS), sedangkan Dr. Rasiman berasal dari Universitas PGRI Semarang.

Rektor IPI Garut, Dr. H. Nizar Alam Hamdani, S.E., M.T., M.Si., M.Kom mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung sehingga PGSD IPI Garut meraih Akreditasi sangat memuaskan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan Rektorat, Badan Penjaminan Mutu, Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian, Jajaran Pimpinan Fakultas PISBS, Ketua Program Studi PGSD beserta Tim, serta tim lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Raihan akreditasi ini diharapkan dapat memberikan kebaikan untuk masyarakat,” ucapnya, Kamis (20/4/2023).

Semoga dengan adanya raihan ini, lanjut H. Nizar, IPI Garut semakin menjadi Unggul dan Berkualitas serta dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Semantara itu, Ketua Program Studi PGSD IPI Garut Ejen Jenal Mutaqin, M.Pd mengatakan banyak pihak baik internal maupun eksternal yang terlibat dalam proses akreditasi PGSD IPI Garut.

“Mulai dari pimpinan tingkat rektorat maupun fakultas, dosen, staf, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan pihak-pihak lainnya,” katanya.

Selsin itu terang Ejen, secara umum akreditasi ini menilai pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang terbagi menjadi 9 kriteria yaitu visi, misi, tujuan, dan fakultas strategi dan studi program, tata kelola, tata pamong, dan kerjasama, mahasiswa dan alumni, sumber daya (dosen dan tenaga kependidikan ), keuangan, sarana dan prasarana.

“Termasuk implementasi bidang pendidikan (kurikulum dan pelaksanaan pembelajaran), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan keluaran serta pencapaian tridharma,”ujarnya.

Ia mengungkapkan, Proses penilaian program studi S-1 PGSD dilakukan setelah melalui proses yang cukup panjang mulai dari pendaftaran, penyerahan dokumen, asesmen kecukupan, sampai melaksanakan asesmen lapangan pada tanggal 16 Maret 2023 sampai dengan 19 Maret 2023.I

“Asesor yang ditugaskan kecuali Dr. Riyadi, S. Pd., M.Si., dan Dr. Rasiman, M.Pd., keduanya memiliki latar belakang cendekiawan bidang pendidikan,”ungkapnya.

Menurut Ejen, dukungan pimpinan dan sumber daya yang memadai menjadi modal dasar untuk pengelolaan program studi PGSD dalam mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan bidang ilmu Pendidikan dasar sekolah yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan IPTEK.

“Dukungan ini menjadi faktor utama yang menjadikan program studi S-1 PGSD unggul pada Program Sarjana Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, dalam memperoleh akreditasi atau A,”katanya.

Setelah memperoleh akreditasi unggul atau A, lanjut Ejen, banyak manfaat yang akan diperoleh oleh program studi S-1 PGSD.

“Diantaranya, Prodi PGSD IPI Garut dapat membuka Program Profesi Guru (PPG) baik PPG Pra Jabatan maupun PPG di Jabatan,” ujarnya.

Diakuinya, masih banyak yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan untuk menjawab kepercayaan masyarakat terhadap PGSD IPI Garut dalam rangka menyiapkan calon guru SD yang unggul, inovatif dan berkualitas yang mampu memberikan kontribusi dan layanan pendidikan dasar bagi masyarakat dan lingkungannya di masa yang akan datang.

Dedi Sofwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *