Penggantian Jembatan Kemang Pratama Berlanjut, Diterapkan Rekayasa Lalu Lintas.
Media jabar net ,bekasi – Proses penggantian Jembatan Kemang Pratama di Kota Bekasi terus berjalan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan dan keselamatan infrastruktur jalan nasional di wilayah tersebut. Salah satu tahapan pekerjaan yang saat ini dilaksanakan adalah erection steel box girder, yakni proses pemasangan struktur baja utama jembatan yang memerlukan pengaturan lalu lintas secara khusus demi menjamin keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.
Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, dilakukan penutupan sementara dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Pekayon dan Kemang Pratama mulai 25 Februari hingga 6 Maret 2026. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mendukung kelancaran proses konstruksi sekaligus meminimalkan potensi gangguan dan risiko kecelakaan di sekitar lokasi pekerjaan.
Kementerian PU melalui PPK 1.4 Satker PJN Wilayah I Jawa Barat, BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung pengaturan lalu lintas, termasuk rambu sementara dan petunjuk arah di lapangan, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama masa pelaksanaan pekerjaan. Personel terkait juga disiagakan untuk membantu pengaturan arus kendaraan dan memberikan arahan kepada masyarakat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi Jawa Barat Yudi Harto sekaligus Manajer Lapangan penggantian Jembatan Kemang Pratama menyampaikan, bahwa tahapan erection steel box girder merupakan fase krusial yang memerlukan tingkat presisi dan pengamanan tinggi. Oleh karena itu, pengaturan lalu lintas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pelaksanaan pekerjaan.
“Pekerjaan pemasangan struktur baja utama jembatan membutuhkan ruang kerja yang aman dan steril dari lalu lintas langsung. Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Rekayasa lalu lintas ini telah melalui koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” ujar Yudi Harto.
Lebih lanjut, PPK 1.4 menjelaskan bahwa penggantian jembatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas struktur serta memastikan jembatan mampu melayani beban lalu lintas secara optimal dalam jangka panjang. Dengan penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal, diharapkan konektivitas di kawasan Kemang Pratama, Pekayon, Jatiasih, dan sekitarnya akan semakin lancar dan aman.
“Kami memahami bahwa pengalihan arus lalu lintas dapat menimbulkan ketidaknyamanan sementara. Namun langkah ini diperlukan demi menghadirkan infrastruktur yang lebih andal dan berkeselamatan bagi masyarakat. Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu dengan tetap menjaga standar mutu dan keselamatan kerja,” tambahnya.
Penggantian Jembatan Kemang Pratama merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas dan keselamatan infrastruktur jalan nasional, khususnya pada ruas-ruas strategis dengan volume kendaraan tinggi. Dengan dilaksanakannya pekerjaan ini, jembatan yang baru nantinya diharapkan dapat memberikan tingkat keamanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal, menggunakan jalur alternatif yang telah ditetapkan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Kerja sama dan pengertian dari seluruh pengguna jalan sangat diharapkan agar proses pekerjaan dapat berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.(yd)
