Prioritas

“PAGUYUBAN SENI DAN BUDAYA SUBANG LARANG MERASA TIDAK ADA PERHATIAN DARI PEMKAB KABUPATEN SUBANG”

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Subang – Keberadaan paguyuban seni dan budaya subang larang yang terbentuk sejak 24.mei 2010 di kabupaten subang setelah pergantian pimpinan priode 2013 sampai saat ini di ketahui oleh Raden Ayu Hastika Mulasari Sahali.

Adapun kegiatan paguyuban subang larang di antaranya adalah melestarikan seni budaya. Cagar Alam serta situs-situs peninggalan purbakala, hususnya yang berada di wilayah Kabupaten Subang Umumnya di Tatar sunda.

Selain itu paguyuban Subang larang pernah menyelenggarakan Ruat jagat dan melestarikan seni budaya sisingaan yang asli budaya subang, walaupun saat ini di akui oleh propinsi Jawa Barat. Namun demikian ketua paguyuban subang larang sangat prihatin terhadap respon / tanggapan dari pemkab subang hususnya dari dinas yang menangani tentang pendidikan dan kebudayaan,

” Sepertinya mereka masa bodo / tidak peduli dengan kegiatan yang kami selenggarakan. Ujar ketua paguyuban subang larang.ketika di temui media jabar.net Jum’at (11/9/2020).

Padahal urusan seni dan budaya sepatut nya menjadi tanggung jawab pemerintah selaku steak horder, sungguh sangat di sayangkan pemkab Subang tidak memperhatikan paguyuban seni Subang larang husus nya dinas pariwisata. Padahal ini bisa mendongkrak pariwisata di Dubang ,” Pungkas nya

(Team.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *