Murid SDN 2 Warujaya.di bayangi ketakutan belajar tidak nyaman. perlu perhatian dari Disdik Kabupaten Cirebon.
Kabupaten Cirebon.Media Jabar.net –
Keadaan SDN 2 Warujaya. terlihat tidak layak dan tidak nyaman lagi untuk kegiatan belajar mengajar, pasca ambruknya plafon ruangan kelas SDN 2 warujaya tersebut. 14 Juni lalu.
Perlu perhatian khusus dari Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, dengan kondisi bangunan Sekolah Dasar SD Negeri 3 Warujaya. Kecamatan Depok.
Dinas pendidikan yang notabene mendapatkan porsi besar yakni 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat (4) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 49 ayat (1)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MJ (media Jabar) sekolah telah memberitahukan kepada Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah maupun Dinas Pendidikan untuk merehab gedung sekolah tersebut.
Hal itu disampaikan salah satu guru SD Negeri 2 Warujaya saat dikonfirmasi” Pasca runtuhnya plafon dari pihak dinas suda datang meninjau. Bahkan dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Komisi lV meninjau SDN 2 warujaya tersebut.“ ujarnya, (1/08/2025)
Ancaman menjadi korban pun menghantui peserta didik. saat giat belajar mengajar. Perasaan tidak tenang dan tidak nyaman pun dirasakan. Melihat kondisi ruangan tersebut.
Kekhawatiran pun di rasakan orang tua murid.
Warga setempat mengatakan, ” berharap bnyak Kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon Khususnya Dinas Pendidikan. Untuk segera secepatnya merealisasi SD Negeri 2 Warujaya. Agar anak anak nyaman dalam kegiatan belajar mengajar ” ungkapnya.
(Joe’i )
