MESKI DIDERA ISU, TETAP FOKUS SEBAGAI RELAWAN
Media Jabar.Net.Bandung Barat, Khususnya masyarakat kecil yang tidak mampu berobat ke (RS) Rumah Sakit, meskipun sudah melalui prosedur, tetap saja mengalami penolakan, Hal yang sangat miris mendengarnya. Rabu, (18/01/2023).
Itulah lantunan yang diucapkan Drs. Jachja Taruna Djaja dalam Pers rilisnya, Penolakan pasien tidak mampu, biasanya akan dibantu oleh GMP-Ling (Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan).
Menurut Drs. Jachja Taruna Djaja, Ada sesosok wanita yang begitu menonjol dalam pergerakan membantu masyarakat tidak mampu dalam bidang kesehatan “Mayang” namanya, seorang wanita pemberani demi terselamatkannya nyawa pasien.
“Prinsipnya, nyawa pasien yang paling utama, urusan administratif belakangan,” tutur Drs. Jachja Taruna Djaja.
Namun, dibalik sepak terjangnya berhembus isu miring tentang dirinya (Mayang) yang memiliki hubungan dengan para pejabat atau isu-isu miring lainnya.
Hal tersebut dibantah beliau (Mayang) pada Minggu (08/01/2023), di salah satu rumah makan sekitar Cisarua.
Pada saat itu disaksikan oleh puluhan orang terdiri dari kedua pihak-pihak, serta terdengar suara dengan nada tinggi, “Demi Alloh dan Rasulullah, saya tidak mempunyai hubungan pribadi dengan pejabat, hanya hubungan kedinasan, bukan seperti yang sudah beredar selama ini,” tegas Mayang saat di lokasi.
Pada waktu itu Drs. Jachja Taruna Djaja diundang secara khusus, dan terjadilah permintaan maaf, bila isu-isu tersebut tidak benar dan itu suatu kekhilapan, ucap Drs. Jachja Taruna Djaja.
“Melalui surat (klarifikasi) ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Mayang, saya menyatakan dan mengklarifikasi,” sambungnya.
Tambah Drs. Jachja Taruna Djaja “Akhirnya kami saling bersalaman dengan penuh keikhlasan dan mengambil pelajaran dari persoalan ini. Aamiin,” tuturnya.
Penulis Jachja…
