Jelang Natal Dan Tahun Baru 2022 Kesiapan Ruas jalan Nasional Pantura Jawa Barat Dalam kondisi mantap
Media jabar net – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 (NATARU), Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat memastikan kesiapan ruas jalan Nasional dapat dilalui masyarakat dalam kondisi mantap.
Sebagai langkah awal menghadapi moment tersebut, Ditjen Bina Marga melalui BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat bersama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dan Ditlantas Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan terpadu Monitoring dan Evaluasi Serta Koordinasi kesiapan NATARU dengan meninjau langsung jalur Arteri dan Tol Pantai Utara (PANTURA) Jawa Barat pada minggu lalu.
“Kami dari PUPR pada prinsipnya mendukung proses pelaksanaan serta kebijakan- kebijakan yang akan dilakukan pihak Kepolisian di NATARU ini, sehingga kami pun bisa menunjang kegiatan NATARU yang dilaksanakan oleh masyarakat berjalan dengan lancar dan baik sehingga masyarakat bisa sampai ditempat tujuan dengan selamat tanpa kurang satu apapun”, ucap Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja selaku Kepala Subdirektorat Preservasi Wilayah I C, Direktorat Jenderal Bina Marga saat menyampaikan arahan.
Stanley juga meminta dukungan kepada pihak Kepolisian setempat dalam hal ini KORLANTAS Wilayah Jawa Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas di beberapa lokasi di ruas jalan Nasional Provinsi Jawa Barat yang akan berdampak pada kelancaran NATARU dikarenakan adanya beberapa pekerjaan penggantian Jembatan Callender Hamilton (CH) yang tengah berlangsung.
“Kami mohon dukungannya juga dari teman-teman KORLANTAS serta Perhubungan Wilayah Jawa Barat, khususnya yang disampaikan Balai bahwa kami masih mempunyai pekerjaan rumah penggantian Jembatan CH proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dimana ada 16 CH di Jawa Barat yang berpotensi mengakibatkan penyempitan beberapa ruas ada 5 CH, dan semua pekerjaan CH tersebut ditargetkan selesai di bulan Januari 2023. Jika nanti terjadi kendala/permasalahan yang tidak sesuai rencana, kami mohon tidak saling menyalahkan tapi kita saling mendukung, tentu akan terjadi rekayasa-rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan untuk memperlancar NATARU ini”, ucap Stanley.
Di akhir arahannya, Stanley menyampaikan harapannya bahwa dengan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi serta koordinasi kesiapan NATARU yang berkolaborasi dengan pihak Kepolisian serta Perhubungan sebagai upaya mendukung kelancaran NATARU 2022.
“Kami harap dukungan dan kerjasama dari teman-teman Kepolisian, Perhubungan, Pengelola Jalan Tol maupun teman-teman PUPR sendiri lebih ditingkatkan lagi supaya bisa lebih mengantisipasi kejadian-kejadian yang akan terjadi nanti saat NATARU dan semoga pelaksanaan NATARU dapat terlaksana dengan baik. Kami juga minta tolong kepada teman-teman Satker di PUPR bahwa saat H-7 pekerjaan- pekerjaan diusahakan selesai dan alat berat sudah tidak ada dilokasi karena dikhawatirkan mengganggu kelancaran NATARU”, pungkas Stanley.(yd)
