Media Jabar.Net.Bandung – Dansektor 22 Kol. Inf. Asep Rahman Taufik)  kontrol pabrik PT.Grantek jl. AH.Nasution kota Bandung tindak lanjut temuan Danramil Kapten Inf.Dasep yang langsung ditindak lanjuti Dansektor 22.

Cek lapangan di tempat pengolahan limbah Pt.Grantek langsung di laksanakan dengan di dampingi wakil pimpinan Agus munasir sambil menerangankan pengolahan limbah milik Grantek sudah bagus bahkan konsultan nya pun dari negara jepang

Dansektor 22 menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat di Cipamokolan bahwa mereka menghirup udara yang tidak sedap atas air sungai yang bau dan  berwarna hitam,

 

Ketika Hampiri Limbah Dalam pemaparannya Kol. Inf. Asep Rahman Taufik menganjurkan PT. Grandtex supaya memiliki IPAL, perusahan tidak membuang limbah ke sungai kecuali IPLC sudah normal yaitu PH, BOD dan COD nya sudah layak buang memenuhi baku mutu yang bagus.

IPAL Grandtex Sudah NormalPT.Grandtex harus mendukung atas program revitalisasi sungai Citarum Harum, bahwa pengusaha jangan diam saja dikantor hanya ngurus keuntungan pabrik belaka, tapi harus ikut pula terjun ke lapangan bagaimana suasana lingkungan termasuk masyarakat supaya mengetahui keluhan warga dan efek limbah yang dibuang pabrik terhadap masyarakat dan lingkungannya.

Asep menjelaskan kalau masyakat itu tidak tau apa yang namanya baku mutu atau COD yang jelas  ketika air berwarna hitam dan bau  itu lah limbah “Tegas nya.

Diharap Pabrik bisa tertib untuk menyempurnakan IPAL nya, sesuai dengan anjuran Menko Maritim (Luhut Binsar Panjaitan) dalam acara deklarasi penyempurnaan IPAL di Hotel Trans Gatot Subroto Kota Bandung Tgl 4-05-2018. (Asep.M)

Check Also

Jajaran Pengurus serta Anggota DPD FPRN Provinsi Jabar Minta Aparat Keposisian Segera Tangkap dan Tindak Pelaku Penembakan Wartawan

Asep Mulyana Sekertaris FPRN Media Jabar.Net. BANDUNG – Pimred Media Online LasserNews, Ma…