Ketua PHRI “Dampak Corona, kerugian Hotel dan Restoran yang pasti lebih dari Rp. 10 Milyard”

Bagikan berita:

Media-jabar.net | Kota Bogor — Tidak terasa dampak dari Virus Corona (covid-19) khususnya di Kota Bogor, sangat dirasakan juga oleh para pelaku usaha yang bergerak dibidang Perhotelan dan Restoran.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Dr. Yuno Abeta Lahay mengatakan, “Wah buruk sekali, perhari ini occupancy dibawah 10%,” ucapnya, Minggu (22/3/2020).

Dalam penjelasannya Ketua PHRI, kondisi beberapa Hotel di Kota Bogor untuk sampai saat ini, sudah ada 9 (sembilan) Hotel yang tutup sementara, rata-rata mulai besok tutup. Untuk restoran saya belum ada update lagi,” jelas Yuno.

Dirinya mengaku telah mengirimkan surat kepada pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yang isinya permintaan penundaan penarikan pajak Hotel dan Restoran di tengah merebaknya wabah virus corona.

“Kami sudah kirimkan surat dalam bentuk digital, sedangkan untuk surat fisiknya akan dikirim besok. Namun dari surat yang dikirim secara digital belum ada tanggapan dari pihak Pemkot, kemungkinan masih dibahas dulu secara aturan,” kata Ketua PHRI.

“Ia, tentunya kami berharap, surat permohonan kami bisa dipenuhi oleh pihak Pemkot Bogor. Semoga kedepannya kita bisa beraktivitas lagi dan berkontribusi lagi bagi Kota Bogor,” pungkas Yuno.

(Den.Mj)

Editor & Penerbit: Den.Mj

 

One thought on “Ketua PHRI “Dampak Corona, kerugian Hotel dan Restoran yang pasti lebih dari Rp. 10 Milyard”

  • 30/03/2020 at 21:11
    Permalink

    What are you saying, man? I recognize everyones acquired their own thoughts and opinions, but genuinely? Listen, your web site is cool. I like the hard work you put into it, specially with the vids and the pics. But, appear on. Theres gotta be a better way to say this, a way that doesnt make it appear like everybody here is stupid!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *