Di Tumbuhi Pohon Liar Gedung DISDIK Kabupaten Cirebon. Anggaran Perawatan nya Kemana?
Kabupaten Cirebon.media jabar.net – Sebuah pohon kecil tumbuh di dinding Kantor Dinas Pendidikan “Disdik” Kabupaten Fenomena ini mengundang perhatian publik setelah foto-foto kondisi gedung yang tampak tidak terawat, dengan dinding tumbuh rumput belakang gedung.
Pantauan di lokasi menunjukkan, bahwa tumbuhan tersebut menghiasi bagian dinding gedung yang jelas kurang perawatan. Semakin menegaskan lemahnya pemeliharaan fasilitas gedung dinas pendidikan tersebut.
Kondisi ini memicu kritik tajam dari masyarakat, terutama dari Ketua Relawan Peduli Pendidikan Indonesia. ” “RAPPI” Rahmien Liomintono , juga selalu Sekjen Forum Pemerhati Pendidikan Jawa Barat mempertanyakan penggunaan anggaran perawatan gedung yang dinilai seharusnya mencerminkan standar tata kelola infrastruktur pemerintah daerah.

“sangat menyayangkan kondisi Gedung Dinas Pendidikan yang seharusnya menjadi contoh dalam pemeliharaan Gedung, Kami meminta transparansi terkait anggaran perawatan gedung ini,” ujar Rahmien.
(14/07/2025).
Lebih Lanjut Rahmien sangat menyangkan gedung yang cukup bagus, mestinya di jaga jangan sampai di hiasi tumbuhan liar, yang bisa merusak dinding gedung apanila di biarkan,ia menambahkan, bahwa situasi ini menunjukkan lemahnya manajemen perawatan fasilitas pemerintah.
“Bagaimana masyarakat bisa percaya. jika kantor dinas Pendidikan. saja tidak dikelola dengan baik?” tegasnya.
“Kondisi ini sangat disayangkan. Bagaimana mungkin gedung Dinas Pendidikan.yang menjadi wajah daerah Kabupaten Cirebon.dibiarkan dalam keadaan seperti ini? Ini harus menjadi perhatian serius, Pemerintah Kabupaten Cirebon. Maupun provinsi Jawa Barat.” tambah salah seorang warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kondisi tersebut. Selain itu, transparansi anggaran dan peningkatan pemeliharaan dinilai krusial untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap kinerja Dinas Pendidikan
” kepada Bupati dan wakil Bupati terpilih harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap.kadis, Kabid, kasi dan staf Dinas Pendidikan ” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kritik pedas diharapkan menjadi titik balik bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola infrastruktur dan menciptakan kepercayaan yang lebih kuat di tengah masyarakat.
(joe’i)
