Sungai Tertutup Sampah dan Eceng Gondok, Satgas Citarum Sektor 4 dan PT SMM Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Cihaur
Media Jabar. Net. PADALARANG, –
Aliran Sungai Cihaur di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sebelumnya tertutup rapat oleh tumpukan sampah dan hamparan eceng gondok, akhirnya dibersihkan.
Aksi bersih-bersih sungai digelar pada Selasa (29/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB pagi. Kegiatan ini melibatkan PT Sarana Makin Mulia (SMM), Satgas Citarum Harum Sektor 4, dan puluhan warga setempat.
Pantauan di lokasi, hamparan eceng gondok tumbuh begitu subur hingga menutup permukaan sungai sepanjang hampir 200 meter. Di bawah hamparan hijau tersebut, tumpukan sampah plastik, popok, batang kayu, hingga lumpur hitam bercampur limbah rumah tangga menyumbat aliran air.
Dengan peralatan manual berupa garpu dan jaring, personel Satgas Citarum, karyawan PT SMM, dan warga bahu-membahu mengangkat berton-ton sampah dan eceng gondok ke daratan untuk kemudian diangkut.
“Kalau dibiarkan, eceng gondok ini bisa menyebabkan pendangkalan dan banjir saat musim hujan. Tumbuhnya subur begini karena air sungai sudah terlalu subur akibat limbah domestik dan sampah,” ujar Dansubsektor 3 Sektor 4 Citarum Harum, Serka Kholid , di sela kegiatan.
Warga setempat menyambut baik kegiatan kolaborasi ini. Selama berbulan-bulan mereka mengeluhkan bau tak sedap dan banyaknya nyamuk akibat sungai yang tersumbat.
“Dulu airnya mengalir lancar, sekarang mampet. Kalau hujan sedikit saja air meluap ke kebun warga. Alhamdulillah sekarang sudah bersih lagi, semoga warga sadar tidak buang sampah ke sungai lagi,” kata salah seorang warga.
Sementara itu, perwakilan dari PT Sarana Makin Mulia (SMM), Cepi, menjelaskan bahwa eceng gondok memang memiliki kemampuan menyerap polutan, namun jika pertumbuhannya tidak terkendali justru akan mematikan ekosistem sungai.
“Eceng gondok bisa menyerap polutan, tapi kalau tidak terkendali justru mematikan ekosistem karena menghalangi sinar matahari dan mengurangi kadar oksigen di air,” jelas Cepi.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk rutin melakukan pemeliharaan sungai.
“Kami akan rutin melakukan pemeliharaan, bersih-bersih dan patroli sungai bersama warga. Kami juga akan memasang papan larangan buang sampah di bantaran sungai agar warga tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.
