Sudiono. Wakil Sekretaris Tim Pemenangan BERIMAN Soroti Pelantikan Dirut PDAM
Kabupaten Cirebon.Media jabar.net – Kabupaten Cirebon membutuhkan kepemimpinan yang konsisten terhadap janji kampanye, bukan sekadar kebijakan parsial yang berisiko menjauh dari harapan masyarakat.
Hal ini mendapat perhatian yang serius dari wakil sekertaris tim pemenangan Bupati Cirebon Sudiono, yang terkenal dengan selogan nya BERIMAN, sorotan tajam ini berkenaan dengan pengangkatan pimpinan di lingkunkungan PDAM Tirta Jati.
Kami percaya visi tersebut akan menjadi arah kebijakan yang menjadikan tata kelola pemerintahan Kabupaten Cirebon transparan, profesional, berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta menjaga nilai toleransi dan keamanan lingkungan hidup.
Namun seiring berjalannya waktu, muncul pertanyaan serius mengenai kesesuaian kebijakan dengan janji awal tersebut. Salah satu titik sorotan adalah penunjukan pimpinan di lingkungan PDAM Tirta Jati, ketika calon direktur masih terlibat dalam proses hukum yang sedang diperiksa oleh aparat penegak hukum. kami mempertanyakan dasar pertimbangan penunjukan tersebut, terutama terhadap pilar BERSIH yang menekankan tata kelola akuntabel dan profesional. Penempatan pejabat pada posisi strategis yang mengelola layanan air bersih masyarakat seharusnya mengutamakan rekam jejak yang bersih dan bebas dari kontroversi hukum, agar kepercayaan masyarakat terhadap PDAM tetap terjaga.
Kami juga menyoroti tantangan besar lain di Kabupaten Cirebon yang belum terjawab secara maksimal selama masa kepemimpinan berlangsung: tingkat kemiskinan yang masih tinggi, pemerataan akses pendidikan dan pengembangan budaya lokal, serta pemulihan ekonomi rakyat yang belum menyentuh kelompok masyarakat paling luas. Hal ini menjadi catatan terhadap pilar MAJU, yang seharusnya mendorong masyarakat modern tanpa meninggalkan jati diri budaya lokal dan menjamin peningkatan kesejahteraan secara merata.
Sebagai bagian dari tim pemenangan yang pernah memperjuangkan visi BERIMAN, kami bukan bermaksud menyerang secara personal, melainkan menyampaikan masukan konstruktif agar Bupati Cirebon bersedia mendengarkan evaluasi dari pendukung awalnya. Visi BERIMAN tidak boleh hanya menjadi slogan kampanye, tetapi harus tercermin dalam setiap keputusan strategis, termasuk proses pengisian jabatan publik dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kami mendesak tiga hal: pertama, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penunjukan pimpinan PDAM Tirta Jati dengan mengutamakan prinsip transparansi dan kepatuhan hukum; kedua, mempercepat program prioritas untuk menurunkan angka kemiskinan, pemerataan layanan pendidikan, serta penguatan ekonomi rakyat; ketiga, membuka ruang dialog resmi untuk menerima masukan dari elemen tim pemenangan dan masyarakat luas demi menyelaraskan kebijakan dengan visi awal BERIMAN.
(joe)
