PPK 1.4 Jawa Barat saat ini terus memperkuat pelaksanan program preservasi jalan dan pembagunan infrastruktur strategis di tahun 2026
Media jabar net – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jawa Barat melalui PPK 1.4 terus memperkuat pelaksanaan program preservasi jalan dan pembangunan infrastruktur strategis pada Tahun 2026 guna menjaga kemantapan jalan nasional serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Provinsi Jawa Barat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN Wilayah I Jawa Barat, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menangani preservasi ruas Jalan Sultan Agung hingga batas Kabupaten Karawang sepanjang kurang lebih 42 kilometer yang mencakup preservasi jalan dan jembatan.
Selain preservasi jalan nasional, PPK 1.4 juga melaksanakan sejumlah program strategis melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), di antaranya Perbaikan Jalan Palumbonsari – Johar – Tegalloa Loji Segmen 1 dan Segmen 2, Penggantian Jembatan Kemang Pratama di Kota Bekasi, serta program padat karya tunai yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan infrastruktur di wilayah kerja PPK 1.4.
Menurut ppk 1.4 jawa barat Pantura yang menjadi bagian wilayah kerja PPK 1.4 merupakan salah satu jalur logistik nasional dengan tingkat mobilitas kendaraan yang sangat tinggi selama 24 jam. Oleh karena itu, berbagai strategi dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui masyarakat.
“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah memberdayakan penilik jalan untuk melakukan survei rutin setiap hari terhadap kondisi jalan, bahu jalan, serta saluran drainase. Penanganan drainase menjadi penting karena aliran air yang lancar dapat menjaga umur layanan jalan tetap optimal,”
Dalam pelaksanaan program preservasi tahun 2026, PPK 1.4 memfokuskan pekerjaan pada rekonstruksi jalan, rehabilitasi dan berkala jembatan, serta kegiatan swakelola melalui program padat karya. Salah satu pekerjaan utama yang sedang berjalan adalah rekonstruksi jalan sepanjang kurang lebih 360 meter di ruas Jalan Sultan Agung (Bekasi) dan Jalan Sudirman (Bekasi).
Sementara itu, melalui Program Inpres Jalan Daerah, PPK 1.4 menangani tiga kegiatan utama, yaitu Palumbonsari – Johar – Tegalloa Loji Segmen 1 sepanjang kurang lebih 3 kilometer, Segmen 2 sepanjang 2,15 kilometer, serta penggantian Jembatan Kemang Pratama di Kota Bekasi.
Untuk progres pekerjaan, Perbaikan Palumbonsari – Johar – Tegalloa Loji Segmen 2 ditargetkan selesai pada Mei 2026, Palumbonsari – Johar – Tegalloa Loji Segmen 1 pada Oktober 2026, sedangkan penggantian Jembatan Kemang Pratama ditargetkan rampung lebih cepat pada Juni 2026 dari target kontrak Oktober 2026.
Program IJD tersebut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Penanganan Jalan Pelumbonsari diarahkan untuk memperlancar hubungan antarwilayah dari Karawang menuju Bogor sehingga distribusi barang, mobilitas masyarakat, serta aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih efisien.
“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya operasional kendaraan dapat ditekan, distribusi logistik lebih lancar, dan konektivitas antarwilayah semakin meningkat,”(red)
