Prioritas

Pengurus PGRI Povinsi Jawa Barat melaksanakan rapat kordinasi dengan PGRI kabupaten /kota se Jawa Barat

Bagikan berita:

Media jabar net,Bandung – Pengurus PGRI Provinsi Jawa Barat, melaksanakan rapat kordinasi PGRI kabupaten /kota se jawa barat yang dilaksanakan pada hari Selasa, 15 September 2026.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Aula R.H. Taman Sastradikarna Lantai III Gedung Guru Jawa Barat, Jalan Talagabodas No. 56–58, Lengkong, Kota Bandung.

Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua PGRI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat
membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan kebutuhan guru, perjuangan organisasi, serta keberlangsungan program PGRI di Jawa Barat.

Pertama, informasi hasil survei kebutuhan kompetensi guru. Agenda ini menjadi ruang untuk menyampaikan informasi mengenai hasil pemetaan kebutuhan kompetensi guru. Hasil survei tersebut penting sebagai bahan pembahasan dalam melihat kebutuhan pengembangan profesional guru di lapangan.

Kedua, perjuangan organisasi terkait guru PPPK. Persoalan yang berkaitan dengan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi salah satu perhatian dalam rakor. Pembahasan ini menunjukkan peran organisasi dalam mengawal berbagai kepentingan dan persoalan yang dihadapi guru PPPK.

Ketiga, rencana kegiatan Konker II PGRI Provinsi Jawa Barat. Para peserta mendapatkan informasi sekaligus membahas persiapan agenda Konferensi Kerja (Konker) II PGRI Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari mekanisme organisasi dan evaluasi program kerja.

Keempat, agenda HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026. Persiapan rangkaian kegiatan dalam momentum peringatan HUT PGRI ke-81 dan HGN 2026 turut menjadi bagian penting dalam koordinasi. Agenda ini menjadi momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap profesi guru sekaligus mempererat kebersamaan keluarga besar PGRI.

Kelima, evaluasi keuangan organisasi. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari penguatan tata kelolan organisasi, khususnya dalam melihat pengelolaan dan kondisi keuangan PGRI.

Keenam, program peduli kemanusiaan bagi korban bencana di NTT. Rakor juga membahas kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Agenda tersebut memperlihatkan bahwa gerakan PGRI tidak hanya berkaitan dengan kepentingan profesi guru, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
Memperkuat Peran PGRI dari Daerah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *