Dansektor 22 Kolonel Inf.Eppy Gustiawan Penertiban Bangunan Liar Bantaran Sungai Cibodas

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Bandung –  Kolonel Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P., Dansektor 22 Citarum Harum lanjutkan  pembongkaran Bangunan Liar yang berderet di bantaran Sungai Cibodas Antapani Kidul wilayah Rw.18 Kota Bandung, Senin (15/02/2021).

Penertiban dilahan ini merupakan hasil audensi para penghuni, pemilik dan beberapa aparat dinas pemangku kebijakan yang bertempat di Pendopo Walikota Bandung beberapa minggu lalu.

Hasil kesepakatan bersama bahwa penghuni akan mengosongkan huniannya dan dibongkar secara mandiri yang tertuang dengan penandatangan bermaterai yang cukup dan syah menurut hukum.

Pembongkaran bangunan liar yang diprakarsai oleh Satpol PP Kota Bandung dikuatkan beberapa dinas terkait yaitu, BBWS Citarum, DPU, DLHK, DISTARU, Polsek Antapani, Koramil dan pihak Kecamatan Antapani baru teratasi 3 Bangunan.

Satgas Citarum Harum hanya membantu pemilik bangunan yang dinyatakan harus membongkar secara mandiri, maka secara inisiatif satgas bergerak bersama team gober, team DPU dan Satpol PP untuk membongkar yang sudah tidak ada penghuninya.

“Kami hanya membantu para pemilik rumah yang sudah mengosongkan kediamannya, secara konsisten dalam kesepakatan mereka setuju atas pembongkaran ini,” ujar Eppy Gustiawan selaku Dansektor 22 Citarum Harum.

Para penghuni bangunan liar, fakta dilapangan baru ada 5 hunian yang sudah dikosongkan, karena pembongkaran secara manual maka baru 3 hunian yang bisa dikerjakan.

Secara bertahap satgas citarum harum akan selalu hadir dilapangan untuk membatu warga dalam pembongkaran yang dipimpin oleh Satpol PP dan para dinas terkait.

“Supaya tidak memberatkan warga kami membatu Pembongkarannya walau harus mengantarkan isi rumah ke tempat baru mereka dan hari ini baru 3 rumah walaupun belum rampung total pembersihannya,” imbuh Eppy.

Deretan hunian bangunan liar berupa rumah permanen bertembok bata layak secara umum, maka pengerjaan dengan alot dilaksanakan.

Konsistensi Satgas Citarum Harum sektor 22, terus bergerak untuk mewujudkan kandungan makna Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018 dengan komitment 17 kementrian yang mengerucut ke bawahnya di beberapa dinas daerah. (Asep/Jpch).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *