Prioritas

Bukti Tanggung Jawab Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat Salurkan 200 Bibit MPTS Ke Pussenif

Bagikan berita:

BANDUNG — Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten menyalurkan sebanyak 200 bibit tanaman jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) kepada Pussenif sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Rabu (22/4/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Perhutani Divre Janten dan menjadi simbol sinergi lintas sektor dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem.

Penyerahan bibit dilakukan oleh Kepala Seksi Utama Bidang Pembibitan dan Tanaman Perhutani Divre Jawa Barat dan Banten, Dedi Sumirat, kepada perwakilan Pussenif, Basiru Ode selaku Dankiwal Denma Pussenif.

Dalam keterangannya, Dedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.
“Penyaluran bibit tanaman ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia menambahkan, program TJSL tidak hanya berfokus pada aspek sosial, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penghijauan dan peningkatan kualitas ekosistem.

Sementara itu, Kapten Inf Basiru Ode menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Perhutani. Menurutnya, bantuan bibit tersebut akan dimanfaatkan untuk penghijauan di lingkungan Markas Komando (Mako) Pussenif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan bibit yang diberikan. Bibit ini akan kami tanam di lingkungan Mako Pussenif dan diharapkan dapat tumbuh serta memberikan manfaat bagi semua,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin erat, khususnya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Program penanaman pohon dengan jenis MPTS sendiri dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfungsi secara ekologis, tetapi juga memiliki manfaat ekonomi dan sosial, sehingga mampu mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.***

Sumber: (Kom-PHT/DivreJanten/Ga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *