STMIK Dan RAPPI Tanda Tangani MOU “Orang Miskin Boleh Sekolah “
Media Jabar.Net.Bandung – Penandatanganan MoU antara STMIK Bandung dengan Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI ) berlangsung di kampus STMIK Bandung jalan Cikutra no.133 Kota Bandung.
Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh wakil ketua tiga bidang humas dan kerjasama Yus Jayusman M. T dengan Ketua Umum Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI) Rahmien Liomintono.
Penandatanganan Nota Kesepakatan ini dimaksudkan sebagai perwujudan kerjasama antara STMIK Bandung dengan Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI) dalam menguliahkan anak kurang mampu di Kota Bandung.
Ketua Umum RAPPI Rahmien Liomintono Dalam sebuah sambutanya memaparkan, Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan suatu bangsa. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Hal itu tercantum dalam UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”. Artinya, pendidikan itu adalah hak mutlak untuk setiap warga sesuai dengan uraian pembukaan UUD 45 alinea ke 4 yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. ” Ungkap Rahmien.
Lebih lanjut Rahmien menjelaskan ,” mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun faktanya, tidak semua anak di Indonesia dapat mengenyam pendidikan. Hal itu disebabkan oleh belum adanya pemerataan pendidikan baik dari segi tenaga pengajar, fasilitas, sarana, prasarana, hingga siswa-siswanya yang kelak menjadi generasi penerus bangsa.
Banyak anak yang tidak dapat sekolah/kuliah karena factor ekonomi. Hal ini memang seharusnya sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperbaikinya. Tapi, apakah ini hanya menjadi tugas pemerintah semata? Tentu tidak. Kita sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang memiliki ribuan suku dan budaya yang berbeda tapi tetap satu, dapat ikut andil dalam membantu pemerintah menanggulangi hal tersebut. Lalu, dengan cara apa kita dapat membatu?
Kebanyakan orang mengira bahwa bersedekah hanya berupa uang. Namun, tahukah kamu bahwa sedekah tidak hanya sebatas harta benda saja? Tak hanya sederhana, sedekah juga bisa dilakukan dalam bentuk perkataan dan perbuatan baik apa pun. Hal terpenting adalah menetapkan niat yang ikhlas dalam hati saat bersedekah. ”paparnya,”
Lanjut Ketua Umum RAPPI. Kita sebagai orang Indonesia sudah seharusnya ikut andil membangun bangsa, agar Indonesia dapat menyelesaikan salah satu tujuannnya sesuai yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 Alinea ke-4 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita anak muda yang telah beruntung mendapatkan pendidikan tinggi tidaklah rugi jika sedikit berbagi. Apa lagi untuk negeri sendiri. Ingatlah apa yang seharusnya kau berikan untuk negara bukan hanya apa yang negara berikan untukmu.
Sementara itu wakil ketua tiga bidang humas dan kerjasama Yus Jayusman M. T dalam sebuah wawancara dengan awak media mengatakan,” kami pihak kampus menyambut baik dengan kehadiran RAPPI , kerjasama yang kita bangun kedepan bisa menampung anak anak yang kurang berutung untuk menyelesaikan tingkat pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (Sarjana).
Menurut Yus Jayusman ,” STIMIK Bandung ibarat mesin lokomotif yang butuh bahan bakar ,namun meski bahan bakar nya murah karena untuk siswa yang kurang mampu tapi tidak mengurangi kwalitas nya, ,” Ujar nya.
Menurut nya kerjasama ini sangat baik sekali terutama bagi siswa yang kurang biaya namun semangat belajar nya cukup tinggi , jadi tidak ada alasan untuk tidak sekolah ,” Pungkas nya.
Turut hadir dalam acara penandatangan MoU tersebut adalah, Bendahara RAPPI Dedeh Rohaeti, wakil ketua satu . Dani Pradana MT , Wakil Ketua dua Ibu Linda Apriyanti M T, Penasehat RAPPI M. Hasbi, Ketua Kordinator Ike Pineke S. Kordinator Kec. Cibeuying Kaler Ibu Cucu,Ibu Tini Kordinator Tini, Ketua Kordinator Kec. Lengkong Ibu Julaeha, Pimpinan Redaksi Media Jabar Asep Mulyana, Pimpinan Redaksi Siliwangi News Martika Edison dan beberapa Calon Mahasiwa .(Asep).
