Kota Bandung

Kelurahan Sukaasih menjadi kelurahan ke-58 yang dikunjungi Wali Kota Bandung

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Kota Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, upaya perbaikan Kota Bandung harus dimulai dari lingkungan tempat warga tinggal, terutama kawasan permukiman.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Sukaasih, Rabu 24 Desember 2025.

Menurut Farhan, pembangunan kota tidak boleh hanya berfokus pada kawasan-kawasan utama atau jalan protokol, sementara lingkungan permukiman warga masih menghadapi berbagai persoalan dasar.

Ia memastikan pembenahan lingkungan permukiman tetap harus menjadi prioritas utama Pemkot Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyebut pentingnya penanganan persoalan lingkungan secara konkret dan terukur. Ia meminta perangkat daerah terkait untuk segera melakukan survei pada sejumlah titik rawan, guna memastikan langkah penanganan yang tepat.

Selain itu, Farhan juga menginstruksikan Satpol PP untuk menindaklanjuti keberadaan bangunan liar di Babakan Tarogong, khususnya di RW 3 dan RW 7, sebagai bagian dari penataan wilayah dan mitigasi bencana.

Kelurahan Sukaasih menjadi kelurahan ke-58 yang dikunjungi Wali Kota Bandung beserta jajarran OPD dan DPRD dalam rangka menyerap langsung aspirasi dan persoalan warga.

“Di Kota Bandung ada 151 kelurahan, 30 kecamatan, dan lebih dari 1.500 RW. Semuanya harus kita datangi satu per satu untuk melihat langsung apa masalahnya,” katanya.

Pemkot Bandung menargetkan seluruh kelurahan di Kota Bandung dapat dikunjungi hingga April 2026. Setelah itu, kunjungan akan kembali diulang ke kelurahan-kelurahan awal guna memastikan permasalahan yang telah dicatat benar-benar tertangani.

Farhan mendorong seluruh unsur pemerintahan, mulai dari kepala daerah, anggota dewan, hingga perangkat daerah, untuk lebih banyak menghabiskan waktu kerja di wilayah dan kelurahan.

“Minimal setengah hari kerja itu dihabiskan di kewilayahan, supaya kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” tuturnya. (ray)**

Sumber diskominfo Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *