Dansektor 22 Kolonel Inf.Eppy Gustiawan Sambut Komunitas Eco Enzim Penyelamat Bumi
Media Jabar.Net.Bandung – komunitas Jaga Bumi yang dipimpin oleh Abah Sansan dan Ny. Plo yang bergerak dibidang penyelamat lingkungan. Melakukan sosialisasi Eco Enzim di sektor 22 bersama 17 subsektor di posko sektor 22 jalan Suryalaya IX no.2 kota Bandung. Kamis ( 17/12/2020).
Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi antara limbah dapur, seperti buah- buahan atau sayur-sayuran yang di campur air gula. Di masukan ke dalam tong lalu di tutup, Proses nya selama 3 bulan , baru menghasilkan Eco Enzim yang punya manpaat 1000 macam. Diantaranya untuk pupuk tanaman, menjernihkan air, mengharumkan ruangan hingga untuk penyembuhan penyakit.

Dansektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan, berencana mengembangkan eco enzyme untuk merevitalisasi kejernihan air sungai dan pengembangan penghijauan di wilayah kerjanya. Praktek ini di lakukan di hadapan 17 sub yang ada di sektor 22 agar bisa di kembangkan untuk di gunakan tanaman dan yang lain nya.
Menurut Kolonel Eppy, masalah terbesar yang dihadapi saat ini adalah masalah sampah, yang kebanyakan sampah rumah tangga, ini yang menyebabkan penuh nya sampah di sungai karena masih kurang nya kesadaran dari masyarakat , mereka masih buang sampah nya ke sungai,” Tegas nya.
” Mudah – mudahan dengan metode eco enzim ini sampah sisa dapur berupa sayuran dan buah- buahan bisa di manpaatkan, sehingga bisa mengurangai volume sampah, ,” Ujar nya.
Hal yang paling sering dilakukan untuk memanfaatkan sampah dapur ini adalah dengan menjadikan pupuk organik, biasanya yang diperlukan hanya seminggu hingga bisa digunakan sebagai pupuk, baik pupuk padat maupun cair.
Dikatakan Kolonel Eppy, bahwa, “Pemanafaatkan eco enzyme sebagai media penyelamatan alam, yaitu bisa menjernihkan air sungai dari segala limbah dan penyubur tanah sebagai penghijauan maupun ketahanan pangan yang akan diterapkan di masyarakat,” tuturnya.
Menurut sansan ,” Eco enzim ini sangat bermanpaat sekali dengan dengan sejuta manpaat nya , kita selamatkan bumi yang yang kita cintai ini , kasian anak cucu kita nanti kalau bumi ini tempat kita bernapas ,mencari kehidupan menjadi rusak .
Dengan eco enzim ini bisa menyuburkan tanah yang tandus, menjernihkan air, mengharumkan ruangan, membersihkan lantai, serta tidak berbahaya terhadap kulit bahkan kulit bisa halus .
Karena kecintaan kita terhadap bumi yang kita pijak ini maka eco enzim ini tidak di perjual belikan , maupun pelatihan kali ini semua nya gratis ujar nya.
(Asep/Jpch).
