Aktivasi Bandara Husein Semakin Dekat, Pemkot Bandung Siapkan Branding dan Shuttle
MediaJabar.Net.Kota Bandung –
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara semakin dekat. Pemerintah Kota Bandung kini fokus mematangkan persiapan, mulai dari pembenahan infrastruktur, konsep branding, hingga penyediaan layanan shuttle untuk penumpang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan reaktivasi bandara menjadi momentum penting untuk mendongkrak daya tarik Kota Bandung, khususnya sektor pendidikan dan pariwisata.
“Kota Bandung sekarang ini sudah mendapatkan reaktivasi dari Bandara Husein. Mudah-mudahan ini akan bisa menarik lebih banyak orang untuk mau bersekolah dan kuliah di Kota Bandung,” kata Farhan, Rabu (15/7/2026).

Menunggu Jadwal dari Maskapai
Saat ini Pemkot masih menunggu kepastian jadwal penerbangan dari maskapai. Penerbangan baru bisa dimulai setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Meski begitu, rencana rute cukup menjanjikan. Diperkirakan akan ada 10 hingga 11 destinasi, termasuk 3 rute internasional.
Dari sisi kesiapan daerah, Farhan memastikan Pemkot sudah melakukan perbaikan jalan menuju bandara. Pengelolaan parkir di kawasan Lanud Husein Sastranegara juga telah digandengkan dengan operator profesional.

Fokus: Branding dan Layanan Shuttle
Ada dua hal utama yang kini dikebut Pemkot Bandung. Pertama, menghadirkan identitas khas Kota Bandung di area bandara. Kedua, menyiapkan layanan shuttle bagi penumpang.
“Kita sekarang tinggal memastikan dua hal dari Kota Bandung. Satu, desain branding Kota Bandung di bandara dan juga kemungkinan kita mencari mitra untuk memberikan layanan shuttle,” ujarnya.
Untuk shuttle, Pemkot akan membuka kerja sama dengan pihak swasta. Masih dikaji soal operator, kapasitas armada, dan rute layanan.
Farhan ingin, penumpang yang baru mendarat langsung merasakan suasana Bandung. “Kalau orang mendarat di Kota Bandung, masuk ke bandara kan ingin langsung melihat suasana Bandung. Itu yang sedang kita pikirkan,” ungkapnya.

Nama Resmi dan Penertiban Lingkungan
Nama resmi bandara kini menjadi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, sesuai penetapan dari InJourney Airports.
Pemkot juga menertibkan lingkungan sekitar bandara. Isu sampah dan pembakaran terbuka jadi perhatian karena berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.
“Itu memang sedang kita tertibkan bersama. Saya bersama aviation security juga berkeliling memastikan di sekitar bandara tidak ada pembakaran yang bisa mengganggu penerbangan,” tutur Farhan.
(Red).
