Upaya Transisi Untuk Menunjang Aktivitas Ekonomi Petani KJA yang Berwawasan Lingkungan
Media Jabar. Net. Bandung Barat –
Pelaksanaan validasi data ke petak-petak Keramba Jaring Apung di wilayah Desa Budiharja Cililin masih terus berlangsung. Demikian terpantau pada Rabu. (16/8/2023).
Dilakukan oleh Personil TNI, Apdes, Paguyuban KJA, Gober, dan Operator Perahu.
Dibantu LCR, Perahu, serta Pelampung.
Dansektor 9 Citarum Harum Brigjen TNI Akhmad Yani berharap kedepannya beberapa kampung di Kab Bandung Barat bisa bertransformasi menjadi kampung mandiri energi. Tak hanya di danau, budidaya sea food bisa dilakukan di darat, di darat bisa dibuat kolam budidaya kepiting, aneka ikan, udang, dan lobster.
Penertiban KJA yang tidak layak huni berfungsi sebagai salah satu bentuk upaya transisi untuk menunjang aktivitas ekonomi petani KJA yang berwawasan lingkungan.
Lebih lanjut Dansektor 9 berharap, sinergi, inovasi dan kolaborasi di Desa ini dapat terus berlanjut dan diperlukan peran aktif dari berbagai macam institusi dalam proses transisi dan sebaran inovasi di seluruh penjuru waduk Saguling.
Hasil pendataan kali ini petani KJA sebanyak 79 orang, Jumlah KJA yang terdata sebanyak 1337 petak, Jumlah yang dikurangi sebanyak 132 petak, dan sisanya 1205 petak.
(Intan)
