Ketua PGRI.Provinsi Jawa Barat Akhmad Juana hadiri konferensi kerja PGRI Kota Depok 2026
Media jabar net —Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok menggelar Konferensi Kerja (Konker) Tahun 2026 sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan program organisasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kegiatan bertema “Penguatan Solidaritas dan Profesionalisme Guru melalui Program Kerja PGRI yang Adaptif dan Berkelanjutan” tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, di Gedung PGRI Kota Depok, kawasan Grand Depok City, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, minggu lalu.
Pembukaan konferensi ditandai dengan pemukulan gong oleh Wahid Suryono. Ia didampingi Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Akhmad Juhana, Ketua PGRI Kota Depok Nisar Salim, Ketua Pelaksana Konferensi Kerja Triningsih, serta jajaran pengurus PGRI Kota Depok.
Sebanyak 55 peserta dari 11 cabang PGRI se-Kota Depok mengikuti konferensi tersebut. Peserta terdiri atas ketua cabang bersama dua perwakilan, sekretaris, dan bendahara masing-masing cabang.
Wahid berharap konferensi kerja tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi mampu menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan guru serta perkembangan dunia pendidikan.
Program yang dirumuskan juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan profesionalisme guru, serta mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Akhmad Juhana mengatakan pentingnya memperkuat kerja sama antara PGRI Kota Depok dan PGRI Jawa Barat.
Sinergi tersebut dinilai diperlukan agar program organisasi dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor pendidikan.
“Sinergi antara PGRI Kota Depok dan PGRI Jawa Barat harus terus diperkuat agar bersama-sama menopang keberhasilan pembangunan pendidikan di Kota Depok maupun Jawa Barat,” katanya.
Akhmad menegaskan, PGRI Jawa Barat akan terus memperjuangkan kesetaraan dan perlindungan bagi seluruh guru, baik dari sisi status kepegawaian, kesejahteraan, harkat maupun martabat profesi.
Ia juga berharap seluruh keputusan dan kesepakatan yang dihasilkan dalam konferensi dapat direalisasikan melalui program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan para anggota.
“Semoga seluruh hasil kesepakatan dapat kita laksanakan dengan baik sehingga PGRI Kota Depok semakin hadir di tengah anggotanya, memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, serta menciptakan suasana kerja yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi para guru dalam menjalankan tugas profesionalnya,” (red)
