Prioritas

“Preseden buruk” Lemahnya Pengawasan Perumda Air Minum Tirtajati.Kabupaten Cirebon.

Bagikan berita:

Kabupaten Cirebon.media Jabar net –
Lemahnya Pengawasan di tubuh Perumda Air Minum Tirtajati.kurangnya kontrol dan evaluasi terhadap tata kelola perusahaan. menyebabkan maraknya Penyambungan Ilegal (SL) Juga pungutan pungutan liar.(Pungli) yang di lakukan Oknum.

Dua bulan terahir tercatat dan ramai di publik (8) Delapan temuan dugaan SL ilegal diantaranya (6) Enam ditemukan Di wilayah Cirebon ujung timur.layanan Cabang losari. (1) Satu dugaan temuan di sebuah perusahan yang bernilai ratusan juta dan (5) lima sambungan di pelanggan rumah tangga.yang disertai Pungli. di layanan Cabang Losari.
Permasalahan tersebut sudah di meja DPRD, Komisi ll Kabupaten Cirebon tidak berujung

Penanganan dan tindakan dugaan SL ilegal di ujung timur Cirebon. belum usai
Lagi lagi di temukan dugaan (2) Dua SL ilegal di wilayah layanan Cabang Suranenggala. Salah satunya di bangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ramai di publik.

Sorotan publik terhadap lemahnya pengawasan dari Satuan Pengawas intern (SPI) Dewan Pengawas (Dewas) mitra Kerja Komisi ll.DPRD, serta bupati
Cirebon (Kuasa Pemilik Modal) Menjadi pertanyaan mendasar.

Lemah Pengawasan Perumda Air Minum Tirtajati menciptakan preseden buruk.dimana proses pemantauan atau evaluasi justru memberikan contoh negatif bagi masyarakat. Hal ini merusak kepercayaan publik.

(joei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *