Warga Morotai Kembali Serahkan Senpi dan Muhandak ke Satgas Yonarhanud 3/YBY

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Halmahera – Masyarakat Morotai perlahan-lahan terus menyerahkan secara sukarela senjata api, peluru tajam hingga bahan peledak kepada Satgas Yonarhanud 3/YBY. Seperti yang dilakukan salah satu warga Desa Pandanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonarhanud 3/YBY Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., melalui saluran telepon seluler, Jum’at (07/07/2023).

Satgas Yonarhanud 3/YBY kali ini menerima penyerahan dari warga Desa Pandanga berupa satu pucuk senjata standar laras panjang jenis M1 Garand Kal. 7,62 mm dan munisi Kal. 7,62 mm sebanyak 191 butir.

“Penyerahan senpi hingga ratusan butir munisi oleh seorang warga Desa Pandanga itu menunjukkan bahwa berbagai upaya pendekatan personil Satgas Yonarhanud 3/YBY melalui berbagai kegiatan seperti anjangsana, komsos maupun memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat Desa binaan benar-benar memberi dampak manfaat yang luar biasa,” jelas Dansatgas.

Warga secara sukarela menyerahkan senpi dan munisi kepada Satgas berawal dari kegiatan Danpos Daruba Lettu Arh Martha Putra yang melaksanakan anjangsana di sekitar Desa Pandanga termasuk singgah di rumah warga yang pernah diberikan obat sekaligus untuk melakukan pengecekan perkembangan kesehatannya.

“Dari perbincangan itu, warga tersebut bercerita bahwa dirinya menyimpan senjata api laras panjang dan beberapa amunisi. Kemudian saat itu juga Senpi dan Muhandak diserahkan ke personil Satgas,” ucap Dansatgas.

Berbagai kegiatan yang dilakukan anggota Satgas di wilayah Desa binaan sangat ampuh dalam membantu kesulitan warga. Dengan hal tersebut, menjadikan hubungan warga dengan anggota Satgas menjadi dekat sehingga tumbuh kepercayaan kepada Satgas Yonarhanud 3/YBY dalam mencarikan solusi terhadap persoalan warga.

Hingga saat ini Satgas Yonarhanud 3/YBY telah menerima penyerahan senpi dan muhandak sebanyak 109 pucuk dengan rincian senjata rakitan 103 pucuk, senjata organik/standar 6 pucuk, munisi campuran 504 butir serta bahan peledak 14 buah yang terdiri dari granat 10 buah dan ranjau 4 buah. (Pendam III/Siliwangi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *