Sektor 7 Citarum Harum Bersihkan Sungai Dari Sampah Antisipasi Banjir Di Musim Hujan

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Kab Bandung, – Sektor 7 Citarum Harum yang di Komandoi oleh Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si, kerahkan kekuatan seluruh anggota untuk mengatasi permasalahan Daerah Aliran Sungai yang berada di wilayah kerjanya. Minggu, 10 Desember 2023.

Dengan serentak dari Sub 1 sampai dengan Sub 4 membersihkan anak sungai, agar pada saat musim penghujan ini tidak terjadi penyumbatan yang akan mengakibatkan terjadinya banjir.

Diketahui Sub 1 Dayeuhkolot laksanakan pembersihan di cucu sungau ciguriang, Sub 2 Margahayu pembersihan dan pengangkatan sampah di anak sungai cimariuk, Sub 3 Baleendah pembersihan selokan area jalan inspeksi sungai citarum, Sub 4 Katapang pengangkatan sampah di anak sungai cipeuris.

Berdasarkan keterangan yang di peroleh dari Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat menyebutkan, kegiatan serempak ini kami galakan, mengingat di musim penghujan tentunya aliran sungai, anak sungai dan cucu sungai harus benar-benar bersih terbebas dari sampah.

“Artinya, agar inlite dari anak dan cucu sungai, sampah tidak terbawa ke sungai besar yaitu Citarum, karena pada sebelumnya kerap terjadi jika hujan tiba sungai citarum kerap membawa tumpukan sampah,” ujarnya.

Hal ini, sambung Dansektor, bentuk antisipasi, meminimalisir masuk nya sampah ke sungai besar, karena semua kita ketahui, sungai besar yang kerap di jadikan objek pembuangan sampah saat hujan sudah menjadi tradisi buruk yang sampai sekarang masih saja banyak oknum masyarakat yang memberlakukan itu.

“Namun, walau demikian kami selaku Satgas harus mampu dan berupaya semaksimal mungkin mencegah sampah yang masuk ke sungai besar dengan cara, secara serempak di tiap-tiap Sub lakukan pembersihan, sekaligus hal tersebut juga bentuk pengawasan terhadap sampah yang ada di anak dan cucu sungai yang berpotensi masuk ke citarum,” jelasnya.

Masih kata Nurjanah Suat, dengan cara seperti itu aliran sungai lebih terkontrol dengan baik, bahkan dapar di antisipasi sejak dini, sebelum sampah yang ada di anak dan cucu sungai masuk ke citarum.

“Harapan kami, pastinya sama dengan semua orang, yaitu citarum terbebas dari pencemaran, sungai yang menghidupi banyak jiwa, tentunya harus dapat kembali kepada fungsinya, agar yang di sebut bahwa sungai salah satu sumber kehidupan benar-benar memberikan hal yang baik dan tentunya air yang sehat,” pungkas Dansektor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *