Sektor 7 Ahir nya Cor produksi Baso Ikan Sinar Bahari Setelah Beberapa Kali Di Peringatkan

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Kab Bandung, – Sektor 7 Citarum Harum lakukan penutupan/cor saluran pembuangan akhir air limbah tempat produksi Baso Ikan Sinar Bahari yang berada di Jembatan Citarum Lama, Jl. Sayuran Raya No. 79-173, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung pada Rabu, 20 Maret 2024.

Diketahui bahwa rumah produksi Baso Ikan tersebut dengan sengaja membuang limbahnya ke aliran sungai, walau pun sudah memiliki Ipal namun pada kenyataannya sama sekali tidak maksimal, sehingga perlu dilakukan peningkatan perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah nya.

Melihat hal tersebut, Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si. secara langsung memberikan teguran dan peringatan serta lakukan penutupan saluran pembuangan limbah akhir rumah produksi Baso Ikan, sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga agar daerah aliran sungai airnya tidak tercemar.

Di sela aktivitasnya Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat mengatakan, kami dari Satgas Sektor 7 Citarum Harum telah menindak tegas pengusaha Baso Ikan yang ada di Desa Rancamanyar.

“Sebagai satgas tetap berusaha untuk menjaga kualitas baku mutu air sungai sampai kapanpun, sehingga sudah berjalannya waktu apabila ada pengusaha-pengusaha yang membuang limbah ke sungai dan hari ini kami tindak tegas,” ucap Dansektor.

Masih kata Nurjanah Suat, sampai kapan pun kami akan menjaga kualitas baku mutu air sungai citarum yang ada di Desa Rancamanyar.

Sementara Hj. Nining selaku pengusaha Baso Ikan Sinar Bahari Jembatan Citarum lama mengatakan, sebelumnya saya mohon maaf kepada Komandan Sektor 7 Citarum Harum, karna Ipal di tempat usaha saya belum maksimal, dan insya Allah hari ini akan saya perbaiki lagi Ipal di tempat produksi ini.

“Pada dasarnya dengan adanya program Citarum Harum, saya sangat mendukung kegiatannya. Alhamdulillah sebelumnya sudah diberitahu karna itu saya membuat pembuangan hanya saja belum maksimal dan akan terus diperbaiki lagi,” ucap Nining.

Nining juga menyebutkan, Insya Allah akan saya jaga kebersihan sekitar Ipal sebagai bentuk dukungan terhadap program Citarum Harum, juga tidak akan membuang limbah secara sembarang terutama ke aliran sungai.

“Alhamdulillah dengan adanya Satgas Citarum Harum hadir ke tempat produksi, saya sangat berterimakasih karna sudah memberikan pengarahan untuk terus memperbaikin dan meningkatkan pengelolaan Ipal,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *