Ridwan Effendi: Pemkab Garut Dukung Garut Kulit Membuat Terobosan di New York Fashion Week 2023

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. GARUT – Garut Kulit, brand lokal yang telah dikenal dalam dan luar negeri, siap membuat gebrakan dalam ajang New York Fashion Week 2023 (NYFW) yang akan berlangsung pada bulan September mendatang. Pemerintah Kabupaten Garut bersama dengan para profesional berusaha menjadikan Garut Kulit semakin dikenal di panggung global.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, Kamis (10/08/2023), mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi Garut Kulit yang akan tampil bersama brand New York, Flying Solo, di Canoe Studio pada 9 September 2023. Produk-produk kulit unggulan dari Garut akan menampilkan koleksi khas Indonesia dengan tema utama “Komodo,” ikon hewan asli Indonesia.

“Tentunya ini menjadi kesempatan yang sangat baik khususnya bagi pelaku dan tentu ini bagi nama besar Garut, karena di Garut Kulit ini sangat luar biasa. Kami juga sangat konsen, bagaimana Kulit Garut kedepan tentu harus lebih berkualitas,” tandasnya.

Ridwan Effendi juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap aspek lingkungan dalam proses produksi dan pemasaran produk kulit. Pemerintah daerah, provinsi, dan pusat turut mendukung perkembangan Garut Kulit sebagai salah satu ikon kulit terbesar di Indonesia.

“Tidak hanya memikirkan bagaimana produktivitasnya, tapi dampak lingkungan pun menjadi perhatian semua. Dan ini tentunya tidak hanya Garut skala kabupaten saja. Pemerintah provinsi dan pusat pun harus turun langsung,” papar Ridwan.

Seperti yang dilansir bisnismetro.com, Garut Kulit akan tampil bersama Flying Solo, brand asal New York di Canoe Studio 9 September 2023 mendatang. Sebanyak 7 desainer Indonesia lainnya juga akan memamerkan hasil karyanya di ajang side event New York Fashion Week 2023.

Sebagai debutan perdana, Garut Kulit akan menampilkan koleksi khas nuansa Indonesia dengan memilih ikon Komodo sebagai bagian dari fashion campaign andalannya. Tak hanya soal desain, persiapan yang matang pun dilakukan untuk pagelaran internasionalnya kali ini.

Garut Kulit, yang awalnya merupakan inisiatif Sumarni Rifemi, co-founder bersama Indra Arica, SE, MM, telah menjadi produsen kulit terbaik Indonesia. Proses produksinya dilakukan sepenuhnya di Garut, menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dan melibatkan desain kreatif. Garut Kulit berusaha untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata yang beragam dan memukau melalui karyanya.

“Kami menggunakan kulit sapi pilihan dari Garut dan segala aspek produksi kami lakukan juga di Garut. Konsep awalnya sederhana, saya ingin sekali menebar kesadaran dan memberdayakan masayarakat setempat. Sesuai dengan nama brand Garut Kulit, ke mana pun kami pergi, baik nasional maupun internasional, selalu akan ada rasa bangga terhadap produk lokal kami,” papar Ani, panggilan akrabnya, merupakan lulusan jurusan Matematika ITB yang sebelumnya pernah berkarir di perusahaan minyak internasional.

Dalam proses produksinya itu sendiri, tim Garut Kulit harus membuat ragam prototype yang tidak bisa dilakukan hanya dalam sekali saja. Demi menghasilkan produk kulit terbaik, pembuatan prototype pun dilakukan berulang kali. Dari mulai tas, dompet, jaket kulit, sepatu, terlebih untuk pelanggan besar untuk souvenir perusahaan dan Corporate.

“Bahkan untuk servis terbaik, seperti pembuatan souvenir kulit kantor atau corporate, kami bisa membuat prototype 2 hingga 4 kali untuk memuaskan pelanggan setia kami,” ungkap Ani, di galerinya, di Raya D6 Jl. Tanjung MAS Jaya No.23, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan.

Pada ajang New York Fashion Week 2023 yang akan digelar tanggal 7 hingga 13 September 2023 mendatang, Garut Kulit akan menghadirkan koleksi spesial dengan mengangkat tema utama ikon hewan ternama asal timur Indonesia, yang juga seringkali dikenal sebagai A living dinosaur, koleksi spesial bernuansa tema KOMODO.

“Koleksi terbaru yang akan kami hadirkan di event ini terinspirasi oleh Komodo. Dikenal sebagai kadal terbesar dan terberat di dunia. Komodo kami pilih karena sangat mewakili Indonesia yang faktanya memang hanya bisa ditemui di beberapa pulau di Indonesia,” tambahnya.

Tak hanya proses produksi yang dimaksimalkan, persiapan keberangkatan pun akan menjadi momentum penting untuk Ani. Pasalnya, dirinya akan menjadi satu dari perwakilan pelaku fashion yang akan membawa nama besar Indonesia di ajang internasional.

“Saya ingin sekali dunia tahu, bahwa Indonesia itu bukan Bali saja. Banyak sekali daerah yang tak kalah indahnya. Labuan Bajo inilah salah satunya, destinasi yang memang menjadi pintu gerbang untuk turis melihat the iconic Komodo Dragon,” ungkapnya antusias.

Dengan begitu, semakin dikenalnya daerah tersebut, misi utamanya akan semakin cepat tercapai yaitu menaikkan pariwisata Indonesia. Ani pun berbagi tips untuk bisa memulai dan menjadi pebisnis seperti dirinya,.

”Jika Anda ingin memulai lini produk Anda sendiri, memulai dari kecil tidak apa-apa, seperti souvenir kulit misalnya. Just keep going and make it bigger,” ucapnya

Sebagai debutan di NYFW, Garut Kulit berusaha memaksimalkan persiapan dan menciptakan dampak positif bagi pariwisata Indonesia. Ia berbagi pesan inspiratif kepada calon pebisnis: “Mulailah dari yang kecil dan teruslah berkembang. Tidak ada garis finish, namun kita dapat melangkah lebih jauh dan lebih baik dengan tekad dan kerja keras.”

Dengan debut yang dinantikan dan koleksi bernuansa Komodo yang unik, Garut Kulit bersiap untuk mengukir prestasi baru dalam kancah fashion internasional.

Rika N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *