MENGAPA KAU LUKAI HATI RAKYAT ?

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Bandung -Malam ini saat tubuhku menggigil menahan rasa sakit yang sekian lama terpendam,

terpendam karena bertubi-tubinya angin malam yang datang silih berganti, terbayang masa manis tanpa kebohongan, tanpa jarak, bicara merangkai masa depan,
yang menurutku hanyalah sebuah fatamorgana, karena kutahu manusia selalu berubah pikiran, tatkala berjubah lain,
dan aku yakin kau pasti memungkirinya,
mungkin aku bicara dengan hati, bagaikan orang tua dengan anaknya,
aku tetap membantu dengan segala kekuatan,
walaupun banyak bisikan bau,
kau adalah lelaki yang dapat menepis bisikan itu dan menjadi inovator.

Malam ini aku tak mau terjaga terus memikirkan kau,
kau yang kini telah duduk di singgasana nan megah,
kau yang telah berganti jubah, tapi kembali ke watak asli,
kau yang sudah lupa dan tega menghempaskan pilinan tali ikatan hingga lupa diri,

Malam ini semilirnya angin terasa menusuk relung hatiku, seolah mencambuk sekujur tubuhku,
entah angin apa yang kali ini mengganggu rasa kantukku?
tiba-tiba terlintas bayang-bayang yang terlukai, nakhoda yang pasrah diri, pedagang yang merugi, berteriak ingin perubahan,
mengapa kau lukai hati rakyat? Padahal mereka telah mewujudkan impian kau.

Dalam dilematis malam ini, aku harus mengambil keputusan, sambil menghela nafas, aku bertanya, kenapa aku lahir untuk terjun kembali membereskannya seperti masa lalu?

(Bandung Barat, 31 Agustus 2020. Salam, JTD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *