Dansektor 22 Sungai Cipamokolan Kini Kembali Normal dan tidak berbau

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Bandung – Viral nya sungai cipamokolan yang hitam Dan mengeluarkan bau tak sedap membuat Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung dan Dansektortor 22 angkat bicara. Terkait pemberitaan tersebut DLHK sejak Rabu (10/7) malam, menerjunkan tim ke Sungai Cipamokolan. Tim dari Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal) menyusuri pertemuan Sugai Cikiley dan Sungai Cipamokolan.

Kepala Bidang Binwasdal DLHK Kota Bandung, Lita Endang menuturkan, dari hasil pemantauan di lapangan disinyalir bau tidak sedap yang ditimbulkan tersebut adalah, sedimentasi sungai akibat limbah rumah tangga.

“Teman-teman dari Rabu malam sampai sekarang masih di lapangan dan terus menelusuri baunya dari mana. Bau dan kotornya juga hanya sekitar 200 meter dari terjunan. Setelah ditelusuri sepanjang Sungai Cipamokolan, terdapat beberapa buangan domestik (dari rumah warga) yang langsung dibuang ke sepanjang Sungai Cipamokolan,” ucap Lita, Kamis (11/7).

Sementara itu Dansektor 22 Kolinel Asep Rahman Taupik menjelaskan langsung dari sungai cipamokolan , bahwa kondisi saat ini hari Jum’at ( 12/7) sungai sudah kembali normal dan tidak berbau, setelah pintu air di tutup atas permintaan petani untuk mengairi sawah ,” Ucapnya.

” Sungai cipamokolan berwarna hitam dan berbau akibat dari limbah domestik masyarakat yang masih membuang nya langsung ke sungai, apalahi air sungai lagi surut di karenakan kemarau,” Tambah Dansektor. (Asep).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *