Cegah Pelintas Batas Ilegal, Satgas Yonarmed 5/PG Bersama Yon 9 RS 9 Bgd TDM Laksanakan Patkor

Bagikan berita:

Media Jabar. Net. Krayan Kalimantan Utara, – Dansatgas Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., bertindak sebagai Inspektur Upacara bersama dengan Pegawai Memerintah Batalion CO 20 RAMD Letkol M Firdaus bin M. Yatim pada Penutupan Patroli Terkoordinasi (Patkor) TNI-TDM Seri 1/2023 wilayah Perbatasan darat RI-Malaysia di Pos Gabma Long Midang, Krayan – Indonesia.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarmed 5/Pancagiri Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., melalui saluran telepon seluler, Selasa (11/07/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Satgas Pamtas Yonarmed 5/ Pancagiri, personel TDM MK 9 Brigade serta instansi Pemerintah yang ada di Krayan.

Kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) TNI-TDM Seri 1/2023 dilaksanakan selama 7 hari di wilayah Perbatasan darat RI-Malaysia. Upacara Pembukaan Patkor Siri 1/2023 antara Yon 9 RS 9 Bgd TDM dan Satgas Pamtas Yonarmed 5 TNI-AD dilaksanakan di Pos Gabma Bakelalan Wilayah Malaysia, sedangkan Upacara Penutupan dilaksanakan di Pos Gabma Long Midang, Wilayah Indonesia.

“Patroli Terkoordinasi TNI-TDM Seri 1/2023 merupakan kegiatan dalam rangka menjalin kebersamaan dan hubungan persahabatan serta kerjasama yang baik antara TNI dengan TDM dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Perbatasan darat masing-masing Negara,” ujar Dansatgas.

Selain pengecekan patok Perbatasan RI-Malaysia oleh 32 personel TNI-TDM gabungan dari Yonarmed 5/PG Pos Gabma Long Midang dan Yon 9 RS Pos Gabma Bakelalan, juga melaksanakan kegiatan olahraga bersama guna merekatkan hubungan baik dan kerjasama dalam melaksanakan tugas di Perbatasan RI-Malaysia.

“Patkor ini salah satu bentuk kegiatan yang telah disepakati oleh kedua Negara (RI-Malaysia), dan rutin dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam setahun, dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan dari kedua belah pihak yang dapat merusak hubungan baik antara kedua Negara, juga merupakan sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas bersama di wilayah Perbatasan,” terang Dansatgas.

Kegiatan Patkor tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi kedua Negara di wilayah Yurisdiksi masing-masing dalam upaya melakukan pencegahan terhadap kegiatan-kegiatan ilegal dan kriminalitas lainnya yang kerap memanfaatkan celah yang ada di wilayah Perbatasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. (Pendam III/Siliwangi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *