Bupati Purwakarta Bagikan Sembako dalam Rangka Tali Wales Asih Sebagai Pengganti Program Gepungan

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Purwakarta – Pengganti program Gempungan di distribusikan Oleh Bupati Purwakarta di Desa Malangah Kecamatan Sukatani salurkan ratusan paket beras welas asih dan telur untuk Desa Malang Nengah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, (Rabu, 02/09/2020)

Menurut PJ Desa Malang Nengah Endang Sumarna, kegiatan ini bagian dari program Pemerintah Daerah Anne Ratna Mutika, Melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, yang biasanya dalam 1 tahun membagikan sembako melalui program gempungan.

“Biasanya setiap Rabu kita ada program gempungan, tapi karena ada pandemi Covid19, maka gempungan itu tidak bisa dilaksanakan. Jadi sebagai pengguna kita harus tetap meniatribusikan ke masyarakat,” Ujar PJ Desa Malang Nengah Endang Sumarna setelah mendistribusikan beras welas asih.

Beliau mengatakan, hari ini pihaknya telah berkeliling di desa Malang Nengah di Kecamatan Sukatani, “Untuk hari ini, berupa 1 paket beras welas asih 1 kemasannya yang berisi 5kg dan telur 1kg,” ujarnya.

PJ Desa Malang Endang Sumarna menyampaikan “membagi-bagikan secara langsung ke masyarakat sekaligus untuk mempererat silaturahmi,” jelasnya. (Irwan Ds/DPH)

One thought on “Bupati Purwakarta Bagikan Sembako dalam Rangka Tali Wales Asih Sebagai Pengganti Program Gepungan

  • 03/09/2020 pada 09:38
    Permalink

    Rakyat yang mana dulu dibagikan sembako,ada yang punya rumah bagus mobil bagus diksh dana covid,sedangkan yang kerja serabutan tidak ada hak nya,kalau ditanya sama aparatur desa bilngnya itu data dari mentri sosial langsung.apakah mentri sosial tahu data kita di desa,maaf beribu maaf yang adil lach karna danpak corona itu bukan hanya untuk orang kaya melain kan untuk seluruh umat didunia,apa lagi kalau yang kerja nya serabutan tolong lah jangan di jadikan aji mumpung corona ini,jadikan ladang fahala kita dikala alloh menjemput kita,ini mah kelurga nya aja yang dinomor satu kan,rakyat yang lain cukup bilng udh dari sana nya dari mentri sosial,apakah data kita ga ada tersangkut dijalan

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *