Sektor 22 Kolonel Inf. Eppy Gusriawan Bersama 100 Warga Bersihkan Sungai Cinambo

Bagikan berita:

Media Jabar.Net.Kota Bandung, – Dalam rangka tindak lanjut Karya bakti terpadu, Sektor 22 Citarum harum gandeng aparatur kewilayah gotong royong bersihkan Kali Cipamokolan di Rw. 02 kelurahan Cicaheum Kec. Kiaracondong Kota Bandung. Rabu (4/11/2020).

Karya bakti di hadiri langsung Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan, Forkopimcam Kiaracondong, Lurah Cicahem H. Sobirin, Dansub 5 Peltu Seno, Jajaran Staf Kelurahan Cicahem, Baraya Sektor 22, Gober, Linmas dan Warga Masyarakat.

Camat Kiaracondong H. Rina Dewiyanti mengatakan, kegiatan ini dalam rangka program citarum harum yang berkolaborasi bersama kelurahan Cicahem, Forkopimcam dan warga masyarakat Rw. 2 Yang diikuti sekitar 100 orang.

“Kegiatan ini dibawah pimpinan Peltu Seno, Lurah Cicahem dan jajaranya. Alhamdulillah, warga kompak terjun kesungai untuk¬†membersihkan segala hal yang menyumbat aliran sungai”. Ucapnya.

Ia menjelaskan, dua tahun lalu wilayah Cicahem pernah terjadi banjir bandang yang diakibatkan jebolnya di hulu sungai sehingga merendam wilayah Cicaheum hingga beberapa mobil terbawa arus sungai.

“Mudah – mudahan dengan adanya perbaikan di hulu sungai tidak terjadi kembali banjir bandang yang dulu pernah menakutkan itu”. Ujarnya.

Menurut Rina, Banjir terjadi salah satunya disebabkan oleh sampah yang dibuang sembarangan sehingga aliran sungai mampet dan tersumbat.

“Kami pernah menyusuri sungai – sungai, hingga ditemukan ada sungai tersumbat akibat ada yang membuang kasur, kursi dan sampah hingga mengakibatkan penyumbatan”. Jelas Rina.

Ia menghimbau, saat ini sudah masuk musim penghujan dengan intensitas sangat tinggi, agar warga masyarakat tidak buang sampah sembarangan.

“Kita rawat terus sungai ini agat bersih dan lancar, sehingga tidak terjadi lagi banjir bandang”. Imbau Rina.

Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan menyampaikan, kegiatan ini tindak lanjut karya bakti terpadu dalam rangka penataan sungai Cipamokolan yang dikakukan secara bersama – sama.

“Kegiatan ini harus dimiliki oleh masyarakat, Karena sungai merupakan kehidupan bagi mereka. Selain itu, anak – anak juga bisa menikmatinya seperti tempat bermain atau keindahan Suatu tempat”. Katanya.

Dengan adanya kesadaran warga, karbak terpadu di wilayah tersebut, disambut antusias warga, terlihat warga turun ke sungai dengan bahu membahu.

“Saya lihat antusias warga sini cukup banyak antusias warga dan ikut andil didalamnya. Karena apa, yang membersihkan kita, jadi manusia dengan manusia harus punya ikatan batin yang ada disitu”. Tutur Eppy.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini kedepanya dilakukan secara rutin dan terpeliharan serta terprogram melakukan kerja bakti pembersihan sungai.

“Saya harapkan seminggu atau sebulan sekali melaksanakan kerja bakti bersama – sama dan melaksanakan kegiatan edukasi terkait kepedukian sungai dan lingkungan termasuk ODF”. Pungkasnya. (Asep/Jpch).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *