Media Jabar.Net.LEMBANG, – Rangkaian Program Citarum Harum dalam penertiban para peternak sapi di Kecamatan Lembang Dansektor 22 Citarum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik berinisiatif untuk manfaatkan kotoran hewan (kohe) para peternak sapi perah di kawasan Kecamatan Lembang, supaya para peternak tidak langsung membuang kotoran tersebut ke sungai yang mengakibatkan sungai tercemar.

Kecamatan Lembang  merupakan jumlah terbanyak perternak sapi se Indonesia hal ini tentunya akan banyak pula Kotoran hewan (KOHE) yang di produksi sapi – sapi tersebut, selama ini para peternak membuang limbahnya ke sungai cibeureum selanjutnya mengalir ke sungai cikapundung yang bermuara ke Citarum.

Untuk mengatsi hal tersebut di atas Dansektor 22 Citarum langsung bertindak untuk menertibkan pembuangan kohe dengan memanpaatkan Kohe menjadi pupuk yang berguna , hal ini tentu membuat Damsektor 22 membuat strategi dalam hal memerangi Kohe.

Pembahasan masalah kohe di Lembang melibatkan staf Deputi IV Kemenko Kemaritiman, Tim Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPBSU), Camat Lembang, Lembang sentra sayuran ternak sapi, sehingga ada andil dalam permasalahan kotoran yang ada di Kecamatan Lembang.

Acara dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup KBB, Perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Lembang, Kades Cibogo, Suntenjaya, Gudang Kahuripan, Cikahuripan, Ketua dan pengurus KPSBU, para Ketua peternak, Babinsa

Materi yang dibahas adalah, penanganan kohe yang ada di Kecamatan Lembang, dengan pemanfaatan kohe yang bisa dijadikan material bisnis yaitu bisa dijadikan bahan dasar batu bata, bahan bakar biosolar.

Ketua KPSBU (H. Dedi Setiadi) menyampaikan, “KPSBU adalah Koperasi Susu di Kecamatan Lembang, anggotanya 7.000 orang sedangkan total yang bernaung di KPSBU sebanyak 28.000 orang” Tegasnya.

“Tentang kohe di Kecamatan Lembang secara internal telah dilakukan, namun secara eksternal dalam hal ini limbah kotoran hewan belum terselesaikan. Namun berbagai upaya sudah dilaksanakan, seperti Kascing, pupuk rumput, manor management dengan Sidfi dan biodigester” Imbuh Dedi.

Komandan Sektor 22 Citarum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) dalam pemaparannya menerangkan secara global tentang Peraturan Presiden (Perpres) No. 15 Tahun 2018 yaitu sebagai tindakan perbaikan atau Revitalisasi Sungai Citarum yang mengarah ke semua objek berkaitan yaitu sungai-sungai kecil, lingkungan hidup dan tumbuhan tanaman keras.

Pengaruh pencemaran sungai dari berbagai kotoran ataupun limbah sehingga mematikan ekosistem air yang bisa memutuskan mata rantai pungsi dan manfaat sungai dalam kehidupan, maka tindakan tegas, disiplin dan tidak memutuskan perekonomian rakyat dilaksanakan pasukan TNI yang tergabung di satgas citarum harum.

Lebih jelas lagi Dansektor 22 didampingi ahli pengolahan limbah dari Perusahaan IKAWA yang saat itu langsung mempresentasikan tentang tata kelola limbah sehingga berbagai limbah tidak akan mencemari lingkungan.

Perwakilan Deputi IV (Reni) memaparkan tentang kedatangannya yaitu melakukan survay keberadaan lingkungan dan sungai yang tercemar kohe dan kondisi kohe yang dibuang oleh para peternak sapi, hal ini yang diminta oleh Dansektor 22 Citarum agar ada solusi yang baik buat Daerah Lembang supaya lingkungan tetap bersih dan perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar bahkan meningkat.

“Kami mewakili deputi untuk survei sebagai bahan materi di hari senin akan mengadakan rapat tentang penanganan limbah kohe” ucap Reni.

Perum Jasa Tirta II yang diwakili oleh  Irfan, menyampaikan pada forum itu, “Kami sudah membuat 35 biodigester di Pangalengan dan selanjutnya kamipun butuh data yang berkaitan dengan kohe yang ada di Daerah Lembang, sebagai dasar materi rapat dengan BUMN tentang penanganan dan solusi yang tepat buat keberadaan kohe ini” Katanya.

Sedangkan Wisman yang mewakili Dinas peternakan dan perikanan KBB, memaparkan tentang kinerja yang telah dilakukan dinasnya, bahwa, “Populasi di KBB ada 34.000 terbagi di 4 Kecamatan, Pemda KBB sudah melaksanakan sosialisasi tentang keberadaan dan solusi yang tepat buat penanganannya, semoga segera ada aksi untuk penanganan kohe ini diwilayah Lembang ini” tukasnya. (Jpch/Asep.M)

 

Check Also

Kapolsek Babakan Madang Bogor Putar Balik Ribuan Kendaraan

Media-jabar.net | Ribuan kendaraan yang menuju kawasan Puncak di Bundaran Love tepatnya Ja…