Polsek Kawasan Muara Baru Ungkap Kasus Tindak Pidana Pemerasan Unit Handphone 

Media-jabar.net Selasa 09/07/2019 Jakarta — Polsek Kawasan Muara Baru, mengungkapkan kasus tindak pidana “Pemerasan atau Pencurian Dengan Kekerasan”, sebagaimana diatur dalam Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 365 KUH Pidana dengan uraian sebagai berikut, Laporan Polisi Nomor : 152 /16 /K/VII/2019/ Sek Mb, tanggal 06 Juli 2019.
Pemerasan atau pencurian dengan Kekerasan satu unit Handphone Asus Zenfone Max Pro pasal 368 KUHP atau  Pasal 365 KUHP. Pada waktu kejadian tersebut, pada hari Jumat (5/7), sekira pukul 21.30 Wib.
“Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan Kakap Pelabuhan Muara Baru Jakrta Utara,” kata AKP Dwi Susanto, Selasa (9/7), di Jakarta.
Korban yang bernama Wahyu Hidayat Bin Maulani, beralamat, Jalan Sawahlio 2 Rt. 03 Rw. 07, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Saksi yang bernama Kayla Denisa Binti Ahmad Sahrul, beralamat, Jalan. Tanah Pasir, RT 3 RW 07, Kelurahan Penjaringan Kec. Penjaringan Jakarta Utara.
Lebih lanjut, kata Dwi mengungkapkan, “tersangka berinisial AZ, beralamat Ahmad Karangjompo, Rt. 003 Rw. 005, Kelurahaan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan Jateng atau di atas KM. Pulau Rupat Jaya yang sandar di dermaga Barat Pelabuhan Muara Baru Jakut, dan berinisial RO, beralamat Sekranding Rt. 001 Rw. 004, Kurahaan Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan Jateng atau di atas KM. Pulau Rupat Jaya yang sandar di dermaga Barat Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara,” ujarnya.
Telah terjadi Pemerasan atau Pencurian dengan kekerasan satu unit Handphone Asus Zenfone Max Pro milik korban Wahyu Hidayat Bin Maulani dengan cara di todong dengan sebuah ganco terbuat dari besi yang di letakan di leher dan mengancam akan membunuh apabila tidak menyerahkan handphone,  yang dilakukan oleh dua orang laki laki yang tidak di kenal.
“Pelaku I badannya kurus, Umur 20 Tahun, pakai baju warna hitam, rambutnya hitam, kulit sawo matang, Ada gambar Tato di dada, Pelaku ke II badan gemuk, Umur 20 Tahun, pakai kaos warna hitam, pakai topi hitam, rambut pendek dan pirang di bagian atas, kulit sawo matang. Selanjutnya pada hari sabtu tanggal 6 Juli 2019 Korban bersama saksi membuat laporan ke Polsek Kawasan Muara Baru,” ungkap Dwi.
Diterangkan, pada Senin tanggal 08 Juli 2018 sekira jam 00.30 Wib, Unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru mendapat informasi terkait dua orang yang mirip dengan ciri-ciri pelaku pencurian dengan Kekerasan tersebut berada di areal warung dermaga barat, Pelabuhan Muara Baru Jakarta Utara. Selanjutnya, unit reskrim mengamankan orang tersebut dan dilakukan interogasi dan mengakui bahwa telah melakukan pemerasan Handphone terhadap anak yang sedang pacaran di jalan Kakap Pelabuhan Muara Baru Jakut. Selanjutnya kedua orang tersebut, di bawa ke Polsek Kawasan Muara Baru kemudian korban di panggil ke polsek untuk memperlihatkan Pelaku dan korban membenarkan kedua orang yang di amankan adalah pelaku pemerasan.
Sementara itu, Barang Bukti (BB), yaitu satu lembar bukti pembelian Handphone ASUS MAXPRO M1 dari Toko Starligh Store tanggal 13 April 2019, satu buah kotak box/kardus Handphone Merk ASUS Zenfone Max Pro M1. (dade)

Check Also

Khaidir Ketua MPAI Kalsel Sosialisasi Kebakaran Hutan Punya Nilai Manpaat Di Masyarakat

Media Jabar.Net.Kalsel – Rabu ( 23 /6/2021) Bertempat di Desa Pantai Linuh Kecamatan…