Media — Jabar.Net. Cirebon – Dua hari setelah libur lebaran selasa (11/6) pengadilan agama kelas 1A ,sumber jl sunan drajat no 1A sudah banyak pendaftar / permohonan perceraian.

Banyaknya pemohon perceraian rupanya di manfaatkan oleh oknum pegawai pengadilan dan di duga pungutan liar (pungli) di lingkungan pengadilan agama kelas 1A sumber tersebut,
Menurut seorang pendaftar yang tidak mau disebut namanya dengan no pendaftar  – 3124 – dan no 3172 yang di temui media jabar net mengatakan,” setelah surat masuk di loket pendaftaran lalu bayar adminitrasi/panjar biyaya perkara sebesar Rp 756,000,- bayar melalui kasir,
setela bayar kwitansi kami di suruh di bawa ke tempat poto copy,
Kami merasa heran kwitansi di bayar lunas kok di pungut lagi 20 Ribu ini sistematis dari kasir di
arah kan Ke poto copy, seperti sudah di atur,”  Ucapnya.

Adanya perlakuan oknum pegawai pengadilan agama kelas 1A sumber ini mencoreng nama baik agama ataupun kementrian Agama.

Ketika di konfirmasi ke bagian informasi, yang bernama sutisna mengatakan ,” saya tidak tau menahu tentang pungutan yang dilakukan oleh pihak foto cofi ,karena Bagian legis itu di luar pengadilan agama, kalaupun kasir mengarakan ke poto kocopy, ( koperasi ) mungkin pendaftar ada yang kurang dalam persyaratan nya,” Kilahnya.

(joei)

Check Also

Alat Berat Terus Bergerak Normalisasi Sungai Cipamokolan

Media Jabar Net.Bandung – Tahun 2021 sebanyak 2 unit alat berat diterjunkan ke wilay…