Wasijatmiko “Bimtek Pengelolaan Dana Bos, Agar Tidak Terjadi Penyimpangan”

Media-jabar.net | Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menggelar pelaksanaan Sosialisasi Dana Bos Reguler, bertempat di ballroom Hotel Onih, jalan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jum’at (13/03/2020).

Acara tersebut telah memasuki gelombang ketiga yang sekarang ini di ikuti oleh para Kepala Sekolah dari wilayah Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal.

Kegiatan Bimtek Dana Bos Reguler diperuntukan untuk SD dan SMP se-Kota Bogor yang di bagi menjadi 3 gelombang, untuk gelombang 1, Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Utara berikut 20 SMPN. Gelombang 2, Kecamatan Bogor Tengah dan Kecamatan Bogor Selatan. Gelombang 3, Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal.

Bimtek Dana Bos dan SMP itu
mengambil Tema, Wujudkan Pengelolaan dan Penggunaan Dana Bos APBN thn 2020 yang Transparan, Akuntable, Epektif dan Efisien untuk Peningkatan Pendidikan Karakter di Sekolah dalam Menciptakan Peserta Didik yang Cerdas Berkarakter Angkatan ke 1. Acara tersebut dijadwalkan hingga tanggal 16/03/2020.

Seperti yang disampaikan oleh Wasijatmiko SSi, selaku Kasi Kesiswaan SMP Disdik Kota Bogor, di hadapan awak media menyampaikan bahwa, “Kegiatan Bimtek Dana Bos Reguler APBN thn 2020 Gelombang 3, Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal dihadiri oleh Kepala-kepala Sekolah SDN se-Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal. Pentingnya Bimtek ini untuk lebih memahami tatacara penggunaaan anggaran dana bos reguler APBN thn 2020 yang transparan, akuntable, epektif dan efisien, serta cara mengelola anggaran dana bos tersebut sesuai dengan undang-undang dan peraturan daerah yang sudah disosialisasikan,” paparnya.

“Kegiatan sosialisasi Bimtek Dana Bos reguler APBN thn 2020 ini sudah melalui tahapan-tahapan, dengan harapan para peserta lebih mengerti dan memahami cara penggunaan anggaran dana bos reguler APBN thn 2020 sesuai dengan aturan dan tatacara penggunaan nya oleh kemendikbud Republik Indonesia. Kegiatan Bimtek SDN dan SMPN akan Berakhir pada tanggal 15/03/2020 dan dilanjut untuk Kegiatan BIMTEK SDS dan SMP Swasta pada tanggal 16/03/2020,” harapnya.

Ditambahkan, “bentuk tujuan bimtek ini menyamakan persepsi dan teknis agar semua lebih memahami dalam pengelolaan dana bos ini, agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaannya,” punkas Jatniko.

“Untuk Dana Bos tahun ini ada kenaikan, kalau tahun kemarin untuk yang SD Rp. 800.000 per tahun, per siswa, tahun ini Rp. 900.000 per tahun, per siswa. Untuk  SMP pun ada kenaikan, tahun sebelumnya Rp. 1.000.000, per tahun per siswa, tahun ini naik Rp. 1.100.000, per tahun per siswa,” pungkasnya.

Editor & Penerbit: Den.Mj

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.