Baksos pengobatan gratis kepada masyarakat lembang ini yang ke III dilakukan IDI namun kali ini IDI berkolaborasi dengan Dansektor 22 Citarum Harum Kolonel Asep Rahman Taufik .

Dalam pemaparan nya Dansektor 22 menyampaikan ,” Lembang masih tercatat penyubang terbesar pencemaran terhadap sungai citarum yang berasal dari limbah Domestik dan Kohe ( kotoran Hewan) terutama Sapi, Dalam sehari diperkirakan terdapat sekitar 180 ton kotoran sapi yang masuk ke aliran Sungai Citarum dari peternakan sapi di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama, mengingat Lembang dan sekitarnya terkenal sebagai daerah penting penghasil susu sapi Jawa Barat.

Komandan Sektor 22 Citarum Harum Kolonel Asep Rahman Taufik mengatakan, dari hasil survei tercatat ada 22.300 ekor ( Data KPSBU Lembang )  hanya 20 persen kotoran sapi yang tertangani. Di ubah menjadi Biogester dan Kompos .

” untuk menjaga pola hidup sehat di masyarakat terutama limbah domestik yang masih di buang langsung ke sungai tentu nya ini harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah setempat , dengan membuat Septytank komunal ,” Pungkasnya.

Sementara  ketua IDI Kabupaten Bandung Barat dr.H.Rd.HennySoettanto.M.M mengatakan ,”  kegiatan baksos ini merupalan yang ke 3  kepedulian dari IDI untuk menuju Bandung Barat yang sehat dan mandiri, dengan memberikan layanan pengotan gratis pada masyarakat,” Ujarnya.

” Lanjut Henny kami sangat mengapresisasi mendengar paparan Dansektor 22 yang begitu mengesankan, sehingga kedepan IDI ingin mensosialisasikan cara hidup sehat pada masyarakat dengan menggerakan PKK atau karang taruna ,” Tuturnya.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Kabid DLHK Dedi Darmawan , Peserta KKNM Tematik Upi ,relawan lingkungan yang tergabung di Kangpisman, serta masyarakat peserta pengobatan gratis.

( Asep.M/JPCH).

Check Also

Kepala BPBD Kota Bogor Mengucapkan Selamat Hari Raya IDUL Fitri 1442 Hijriah

Media-jabar.net | (Red) Editor & Penerbit : Den.Mj …