BANDUNG, MEDIA-JABAR.NET  – Keberadaan Jalan DR.Djunjunan atau Pasteur merupakan obyek vital karena merupakan pintu gerbang Kota Bandung, hal ini dibuktikan dengan derasnya arus kendaraan yang datang baik dari pintu gerbang Tol Pasteur maupun dari arah selatan Jalan Gunung Batu dan arah Utara dari Jalan Surya Sumantri.

Mengingat dan menimbang hal itu, jalan yang bisa dilalui oleh 2 arah kendaraan ini harus benar-benar terjaga kebersihan serta keasriannya karena menyangkut citra dan image Kota Bandung sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan. Selain itu Jalan Pasteur juga merupakan barometer baik tidaknya kualitas lingkungan di Kota Bandung.

Berdasar pemikiran dan pertimbangan di atas, pada Jum’at (1/6) kemarin puluhan wartawan dari Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI) DPC Kota Bandung menggelar giat sosial berupa Gerakan Pungut Sampah (GPS) di sepanjang Jalan Pasteur dari perempatan Surya Sumantri sampai Pasir Kaliki.
Dimotori Ketua AMMNI DPC Kota Bandung Yusman Andrian, para jurnalis yang berseragam warna putih ini menyusuri jalan dan trotoar Pasteur dengan berjalan kaki. Tampak masing-masing membawa kantong plastik berukuran besar dan menggunakan masker. Dengan semangat dan antusiame tinggi mereka memungut sampah sepanjang jalan ini.
Mulai dari trotoar, depan toko dan pinggiran jalan satu persatu sampah dipungut tanpa terkecuali. Meski tanpa sarung tangan para penulis berita ini tidak sungkan memunguti sampah apapun yang ditemui, baik sampah kertas, plastik, kaca dan lain-lain sambil satu persatu dimasukin kantong plastik hingga penuh.
Walhasil kegiatan yang dimulai selepas waktu Ashar dan berakhir menjelang Maghrib ini menghasilkan puluhan kantong plastik sampah ukuran besar dari berbagai jenis. Kemudian atas bantuan para petugas Gober dari Kelurahan Sukagalih, Sukabungah dan Cipedes, sampah-sampah ini diangkut hingga ke tempat pembuangan akhir.
Setelah lelah dengan kegiatan sosia  yang dilakukan sambil ‘ngabuburit’ ini para jurnalis AMMNI kemudian menggelar buka puasa bersama di atas trotoar yang sudah bersih dan bebas dari sampah setelah dibersihkan oleh mereka sendiri, tampak dengan suasana nyaman dan sukacita mereka melahap perbekalan khas Ramadhan.
Menurut Ketua AMMNI Kota Bandung Yusman Andrian, kegiatan ini murni dari niat tulus untuk menjadikan Bandung bebas sampah, sangat diharapkan kepada masyarakat umum yang menyaksikan sendiri kegiatan ini akan terenyuh hatinya kemudian melakukan hal sama di kemudian hari di setiap jengkal wilayah kota.
“Ini adalah kegiatan kecil yang kita lakukan dengan menggunakan dana sendiri, harapannya agar pemerintah kota dan masyarakat umum lebih memperhatikan kebersihan ke depan, bisa kita saksikan sendiri di Bulan Puasa saja yang jarang orang membuang sampah bungkus makanan volume sampah yang kita kumpulkan segini banyak, apalagi di hari-hari biasa,” ungkapnya.(Yusman/AMMNI)

Check Also

Khaidir Ketua MPAI Kalsel Sosialisasi Kebakaran Hutan Punya Nilai Manpaat Di Masyarakat

Media Jabar.Net.Kalsel – Rabu ( 23 /6/2021) Bertempat di Desa Pantai Linuh Kecamatan…