Gabungan Subsektor Citarum Harum Perangi Sampah Di Cipamokolan

Media Jabar.Net.Bandung.- Gabungan Satgas Citarum Subsektor 4,5, 10,14 dan 9 serentak bersihkan Sungai Cipamokolan (Bendungan Cipamokolan)  perbatasan Kel. Derwati dan Kel. Cipamokolan sepanjang 912 m tertutup oleh sampah domestik (Rumah tangga dan potongan rumput) pasca hujan kemaren (Selasa 8/10), kini 5 sub sektor (4,5,10,14 dan 9) sektor 22 kini perangi sampah tersebut denfan membersihkannya Rabu (9/10/2019).

Pembersihan sampah domestik di Sungai Cipamokolan kali ini merupakan pembersihan besar besaran hingga melibatkan 5 (lima) subsektor yang ada di Sektor 22, tim baraya dan dari tim DLHK Kota Bandung.

Menurut Dansub 09-22 (Pelda Ikhwan) menyampaikan pada awak media tim 8, “Banjirnya sampah di sungai ini merupakan bawaan dari hulu karena kemaren  hujan besar tepatnya wilayah Kec. Cimenyan” katanya

Menurut Ikhwan, Tumpukan sampah domestik hingga menutupi lapisan atas Sungai Cipamokolan batasan DAM Derwati ini, merupakan paling banyak di Tahun 2019, menandakan kurangnya empati dari pemerintah hingga membludaknya sampah.

“Perlunya jaring sampah di sungai besar sebagai pemeliharaan sungai yang tepat, beda halnya dengan jaring sampah di sungai sungai kecil, walaupun perlu pengawasan yang ketat dari aparat terkait, seperti jaring yang sudah terpasang di beberapa sungai kecil di Kota Bandung ketika lepas dari pengawasan satgas sampah yang terjaring malah diloloskan mengalir lagi di sungai” tegas Ihwan.

“Perlu pengawan yang intens dari pemerintah, bahkan menugaskan personil khusus penjaga jaring sampah di sungai, dengan jaminan gaji yang sesuai supaya tiap sungai terpelihara, karena oknum petugas gober masih ada yang tidak konsekwen” imbuh Ihwan.

Sepanjang 912 m Sungai Cipamokolan kena dampak sampah kiriman dari hulu maka pembersihan oleh Satgas Citarum Harum, walaupun melibatkan 5 Subsektor dari Sektor 22 ini namun terlihat alot karena kurangnya personel, seharusnya dari pemerintah kewilayahanpun ikut terlibat.

“Sosialisasi kepada masyarakat terus kami lakukan, secara normal merekapun meresponnya, tinggal dukungan pemerintah saja yang masih kurang, mungkin masih memerlukan waktu untuk semua ini” tutup Ikhwan.

(Asep.M/Jpch).

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *