21 Tahun Ex Para Pekerja Berkumpul 

21 Tahun Ex Para Pekerja Berkumpul 

Media-jabar.net Minggu 14/07/2019 Jawa Barat – Kota Bogor – Kab.Bogor —PT.Indosepamas Anggun yang berdiri sejak 1988 berada diwilayah citeureup kab.Bogor telah melahirkan para pekerja yang handal dalam melakukan sebuah aktifitas produksi, dan seiring perjalanannya terjadilah perubahan nama perusahaan menjadi PT.Indoshoes yang identik dengan hasil produksi yaitu Sepatu Olah Raga.

Produksi yang dikerjakan adalah merk/ Brand yang sangat terkenal antara lain Nike, Adidas, Puma dan kerjasama tersebut berlangsung selama kurun waktu hampir 11 tahun PT.Indoshoes.

Disaat yang tak terduga datanglah krisis ekonomi menimpa Indonesia sehingga berdampak juga kepada kelangsungan perusahaan PT.Indoshoes yang pada saat itu jumlah pekerjanya mencapai 7000 orang kurang lebih dan akhirnya pabrik tutup. Lepas dari itu PT.Indoshoes telah menjadi kenangan bagi para pekerjanya, dimana masing masing pekerja banyak yang berpindah ke pabrik lain yang sejenis namun ada juga yang menjadi buyer inspektor serta ada juga yang menjadi pengusaha mandiri, walaupun saat itu kategorinya sebatas UKM.

Disadari atau tidak, keberadaan PT.Indoshoes telah banyak berkontribusi baik kepada Pemerintah maupun masyarakat sekitar atau wilayah, itulah sebenarnya yang menjadi kenangan bagi siapapun yang mengingatnya.

Bertempat di Cibinong Kab.Bogor para ex pekerja berkumpul untuk silaturahmi sambil Halal Bil Halal pasca Idul Fitri. Hadir dalam kesempatan tersebut, mulai dari ex.sekertaris direktur, manager, Depthead, Chief, supervisor, foreman/foregirl dan operator dari berbagai bagian, pada sabtu,13 Juli 2019.

Pembawa acara DITE meminta semua yang hadir untuk memperkenalkan diri sambil mengingat dulu sebagai apa di PT.Indoshoes dalam pertemuan tersebut panitia juga mengapresiasi atas kehadiran ibu Frieda Manik yang selalu menjadi inspirasi untuk terus melakukan komunikasi dan menjalin silaturahmi yang juga diamini oleh ibu suci serta semua yang hadir.

Fahria Zulyanti (RIA) menyampaikan, “acara ini sebenarnya mendadak setelah berbincang dengan Muwandayani (Danda) sapaan akrab keduanya, namun walaupun dadakan tapi yang hadir sangat antusias sampai 50 orang lebih,” ucapnya.

Ria juga menyampaikan, “acara ini bagian dari silaturahmi mempererat persaudaraan setelah 21 tahun yang lalu kita ga bertemu, bercanda dan bersapa maka hari ini kita bersyukur bisa dipertemukan dan semoga yang bisa hadir untuk tahun mendatang bisa ikut bergabung,” tambahnya.

Disisi yang lain Danda menyampaikan, “rasa bangga dan hormat kepada yang hadir sehingga kita bisa tahu kondisi masing masing baik yang masih ada maupun yang sudah tiada,” katanya.

Setelah acara halal bil halal ex pekerja langsung menuju pabrik untuk melihat lebih dekat kondisi terkini ex Pabrik PT.Indoshoes. Usai melihat kondisi pabrik Lewi Pasa yang juga pernah mengikuti pelatihan dikorea dengan Tim pada saat itu berkomentar, “sungguh sangat prihatin melihat kondisi pabrik dimana 21 tahun lalu ribuan orang pekerja melakukan aktifitas produksi dan menghasilkan kwalitas yang luar biasa kenangnya,” imbuhnya. Lewi berharap semoga ada keajaiban agar pabrik ini bisa mengukir lagi sejarah.

Setelah beberapa saat berada dilokasi pabrik para ex pekerja melakukan photo/selvie untuk mengenang masa masa dulu dan ada juga yang terus berdiskusi sambil mengingat masa lalu saat mereka bekerja dulu dan ada juga yang mengharapakan agar pabrik berjalan lagi walaupun bukan produksi yang sama,mereka berfikir ketika pabrik jalan mungkin bisa anak/cucu mereka bisa bekerja dibekas bapak/ibunya dulu mengadu nasib untuk mencari nafkah terang nasution. (IK/Den.Mj).

Editor & Penerbit: Den.Mj

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *