Gonjang-Ganjing Jual Beli Jabatan Rotasi/Mutasi Di KBB

Media Jabar. Ner.Bandung Barat – Sejak assesment yag dilakukan Pemkab Bandung Barat sekitar tiga minggu yang lalu, isu jual-beli jabatan bagi pejabat yang akan dipromosikan semakin menyeruak hampir di semua kalangan aktifis, ASN di Kab. Bandung Barat.

Hal tsb. tidak terlepas dari “kebiasaan dan bukan rahasia umum” waktu dipimpin oleh Bupati sebelumnya. Anggapan yang kini masih terdengar, apalagi dengan pernyataan Wakil Bupati, Hengky Kurniawan yang juga ikut memberikan pernyataan di media online, penulis maklumi.
Timbulnya isu tsb dikarenakan tiba2 dilaksanakannya assesment tanpa sosialisasi ke semua ASN.

Berdasarkan pengamatan penulis, rasanya terlalu dini menebar isu jual-beli jabatan tsb, mungkin Bupati Aa Umbara Sutisna (yang belum satu tahun) menjabat sebagai bupati, mengambil kebijakan melakukan assesment dengan menugasi Tim Penilai Kinerja yang diketuai Sekretaris Daerah untuk mengikutsertakan pejabat2 yang sekiranya dianggap memiliki kinerja, profesional, loyalitas yang baik dan tidak tertular dengan faksi politis saat pilkada yang lalu.

Dari hasil investigasi yang penulis lakukan bersama beberapa relawan Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Jawa Barat kepada pejabat yang mengikuti assesment, isu tsb ternyata tidak benar, malahan ketika hal tsb ditanyakan ke Bupati, beliau hanya mengatakan, “Silakan buktikan kalau ada jual-beli yang mengatasnamakan bupati.

Laporkan ke saya kalau menjumpai hal itu terjadi. Saya akan tindak pejabat/oknum yang coba2 melakukannya. Saya ingin pejabat2 yang dirotasi/mutasi harus berdasarkan prestasi dan loyalitas yang baik guna melayani masyarakat secara optimal.

Bagaimana visi-misi Bandung Barat akan terlaksana, kalau pejabat2nya tidak mempunyai potensi? Tuntasnya.

(Jachja TD. Kepala Biro Investigasi dan Klarifikasi GNPK-RI Jawa Barat.).

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *