GURU WANITA DISUBANG UNGGULI PEMILIHAN KEPALA DESA

Pilkades Desa Kediri Binong Kabupaten Subang

Subang, 5 Desember. Dalam rangka menyambut pesta rakyat Kediri, Binong Kabupaten Subang, dalam pemilihan kepala desa, per enam tahun an, ada empat calon kandidiat yang terpilih, yakni tiga laki-laki dan satu diantaranya perempuan, namun tidak disangka – sangka, tiga calon laki – laki dari empat calon kandidiat tersebut harus mengakui kekalahan telak dari jumlah suara yang diperoleh.

Pemilihan yang di hadiri kurang lebih dari empat ribu pengunjung dan 3204 pemilih ini berlangsung ramai namun tidak ada sedikitpun kericuhan, dapat di katakan berjalan dengan lancar. Panitia penyelenggara benar-benar mengambil langkah preventif yang luar biasa sehingga dapat dilihat dari pendukung yang hadir, ada dari unit satuan polisi, dan juga TNI, hal tersebut sudah pasti merupakan kinerja panitia pemilihan yang baik.

Kembali pada pemilihan kepala desa Kediri, Pemenang dari pemilihan tersebut adalah seorang sosok perempuan, yaitu Ibu Enah yang keseharianya berprofesi sebagai guru. Sebelumnya Ibu Enah tidak dengan sengaja berniat untuk mengikuti pemilihan kepala desa tersebut, namun atas dukungan keluarga dekat, saudara, rekan-rekan dan tetangga tetangganya, Ibu Enah akhirnya berusaha memegang amanah tersebut untuk maju menjadi kepala desa Kediri Priode 2018 – 2024, dan tanpa disangka-sangka, Ibu Enah yang konon tidak sedikitpun menggunakan money politik menurut salah satu narasumber yang enggan di sebutkan namanya, mampu menerobos dengan perolehan suara 1960 suara sedangkan 3 calon kandidiat yang salah satunya incamben hanya mendapat 571 suara pada urutan kedua.

Pada kesempatan lain, Ibu Enah mengatakan kepada Media-Jabar.net bahwa dirinya berharap kepada warga Kediri yang telah ataupun tidak memilihnya, tetap harus bersatu meskipun sebelumnya, terpecah menjadi empat kubu pemilih. Dengan rendahati beliau kepada masyarakat Kediri melalui Media – Jabar juga tidak kurang kurangnya mengucapkan terimakasih sebesar besarnya untuk warga Kediri, yang jika disebutkan tidak akan cukup 1 hari, canda beliau. Disisi lain, sampai tiba saatnya pelantikan, Ibu Enah tetap melakukan aktifitasnya mengajar berstatus PNS, dan tiba saat pelantikan sampai dengan masa jabatan berakhir, Ibu Enah dikabarkan akan cuti sebagai guru dan PNS untuk fokus terhadap kerja kepala desa  membangun desa Kediri menuju perubahan. (003/Red/Ara Mj)

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *