Media-jabar.netPT. Bank Jabar dan Banten (BJB) cabang Kota Bogor menjalin kesepakatan kerja sama kredit dengan PT. Mulyagiri sebagai pengembang Blok F Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor. Kesepakatan tersebut diresmikan secara formal melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak di lantai satu Blok F Pasar Kebon Kembang, Selasa (24/11).

Penandatanganan MoU dihadiri oleh jajaran direksi dan Dewan Pengawas (DP) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), para pedagang Blok F, Jajaran Direksi PT Mulyagiri dan manajemen Bank Jabar dan Banten (BJB) cabang Kota Bogor antara lain Kepala cabang Kota Bogor Bank Jabar dan Banten (BJB), R.Lina Risnaeni A dan jajarannya.

Sedangkan dari pihak PT Mulyagiri penandatanganan dihadiri oleh Direktur PT Mulyagiri, Alfi Radith Ferdian, Marketing Manager atau Manajer Pemasaran, Anjani, Manajer Keuangan Erwin dan pelaksana lapangan Yayat Sudrajat.

Kepala Cabang Kota Bogor, Bank Jabar dan Banten (BJB) R.Lina Risnaeni A mengatakan kerja sama dengan PT Mulyagiri ini ditempuh untuk pembiayaan pembelian kios oleh pedagang yang mau mengajukan kredit.

Menurutnya, yang difasilitasi oleh BJB bukan hanya 206 pedagang yang berada di lantai dasar, tetapi semua pemilik kios yang berhubungan dengan PT Mulyagiri mulai dari besment sampai lantai 3 juga di fasilitasi.

Selain itu kata R.Lina, kedepan para pedagang juga bisa mengajukan pinjaman untuk modal ke BJB.

“Untuk pedagang sendiri bisa nanti mengajukan pinjaman untuk modal, hanya saja harus memenuhi ketentuan perbankan,” ungkapnya.

Dirut PT Mulyagiri Alfi Radihya Ferdian atau yang akrab dipanggil Adit dalam sambutannya menyampaikan, proyek ini mempunyai nilai emosional tersendiri bagi dirinya, dikarenakan merupakan proyek yang dimulai dan dikerjakan dengan sepenuh hati oleh almarhum ayahandanya H. Moch. Ruddy ferdian. “Saya mohon doa dari hadirin agar almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT,” ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, walau ditengah kesulitan ekonomi dikarenakan pandemi, proyek yang merupakan kebanggaan tersendiri baginya ini, pembangunan yang dimulai September 2019 terus berlangsung dan sekarang sudah mencapai 90%. “Hal ini bentuk dedikasi kami terhadap komitmen untuk memberikan yang terbaik dalam proyek ini,” ujarnya.

“Sukses ini juga berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak terutama dengan perumda pasar pakuan jaya kota bogor dan para pedagang yang tergabung dalam paguyuban. Saya ucapkan terima kasih,” tambahnya

Dilanjutkan Adit, pada hari ini ia sangat bersyukur, karena proyek ini di dukung oleh BJB Cabang Kota Bogor yang akan menjadi alternatif bagi para pembeli kios di blok F untuk mendapatkan pembiayaan dalam kepemilikan kios.

Kemudahan pembiayaan ini kata Adit, akan membuat impian new era blok F yang digaungkan akan semakin dekat tercapai, untuk menjadikan blok F sebagai pusat perbelanjaan yang mengakomodir mulai dari UMKM sampai dengang pedagang besar, seperti grosir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendongkrak perekonomian Kota Bogor.

Ditempat yang sama, Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir menyampaikan, blok F ini dibangun dengan desain modern agar bisa bersaing dengan mal. Kondisi yang dahulu karena termakan usia, terkesan kumuh dan gelap, sekarang berubah menjadi pasar yang bersih dan megah.

Muzakkir mengatakan, pembangunan Blok F ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan daya tarik pasar-pasar tradisional di tengah era modern. Dia meyakini masyarakat bakal segera beralih kembali ke pasar tradisional.

“Orang biasanya belanja ke pasar malu. Kalau sekarang sudah kita perbaiki. Saat orang balik ke sini, nemunya bukan seperti dulu lagi,” tuturnya.

Dia meminta kepada para pedagang agar bersama-sama menjaga blok F selalu bersih. Sebab Blok F sendiri merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Bogor, sebagai pasar percontohan Perumda Pasar Pakuan Jaya.

(DR)

Editor & Penerbit : Den.Mj

Check Also

Ketua Persit KCK PD XVI/Pattimura Berbagi Takjil kepada Personel Pos Satgas

Media Jabar Net.Ambon – Ketua Persit KCK PD XVI/Pattimura Ny. Arni Rahawarin, berbag…